Pemprov Sumut Kaji Perpanjangan Masa Tanggap Darurat Covid-19, Termasuk Masa Belajar di Rumah

Kajian juga dilakukan untuk masa belajar mandiri dari rumah untuk siswa setingkat SMA/SMK yang berakhir di tanggal yang sama.

Penulis: Satia | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi bersama pemuka agama menggelar doa bersama hadapi wabah virus di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman, Medan, Kamis (14/5/2020). Enam pemuka agama hadir di atas panggung untuk menyampaikan lantunan ayat-ayat suci yang bisa dikuti masing-masing umat beragama. 

TRI BUN MEDAN.com, MEDAN - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengkaji kemungkinan perpanjangan masa Tanggap Darurat Covid-19 yang akan berakhir 29 Mei 2020.

Kajian juga dilakukan untuk masa belajar mandiri dari rumah untuk siswa setingkat SMA/SMK yang berakhir di tanggal yang sama.

"Saat ini sedang dilakukan pengkajian, sehingga kita mengetahui apa yang akan kita lakukan, apakah melanjutkan atau tidak.

Tapi salah satu alternatifnya, kita akan lanjutkan hingga 7 Juni 2020.

Selama vaksin ini belum ditemukan, kita akan menghadapi persoalan terus dengan corona," ujar Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, Kamis (28/5/2020).

Perihal anjuran pemerintah pusat tentang program New Normal, mantan Panskostrad itu mengatakan akan mengikutinya.

"Kita akan ikuti, tapi sebelumnya kita akan pelajari terlebih dahulu apakah itu akan cocok bila diterapkan di Sumut," tambahnya.

Disinggung tentang mal dan pusat perbelanjaan yang sudah ada beroperasional di Kota Medan, menurut Gubernur, seharusnya belum boleh buka.

"Nanti saya telepon (pemerintah) Kota Medan. Itukan wewenangnya Kota Medan," sebut Edy Rahmayadi.

Sebelumnya, pada rapat yang dipimpin Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, yang dihadiri Wagub Musa Rajekshah, Sekdaprov R Sabrina dan para pimpinan OPD Pemprov Sumut, Plt Kepala Dinas Pendidikkan Sumut Arsyad Lubis mengatakan penerimaan siswa baru untuk tahun ini akan dilakukan dengan sistem online.

"Untuk jalur siswa prestasi sudah dibuka pendaftaran siswa untuk tahun ajaran baru semalam (Selasa, 26/05). Hingga pagi ini sudah mendaftar 2.055 siswa di 13 kabupaten/kota se-Sumut. Jadi tidak perlu datang ke sekolah. Cukup daftar dari rumah secara online lewat aplikasi PPDB pada android," ujarnya.

Arsyad juga menjelaskan bahwa pendaftaran siswa baru dilakukan melalui empat jalur.

Jalur pertama berdasarkan zonasi dengan kuota 50% dari daya tampung sekolah.

Kedua, jalur afirmasi (latar belakang kurang mampu) kuota paling sedikit 15%.

Ketiga, jalur perpindahan tugas orang tua/wali dan/atau anak guru setempat dengan kuota 5%.

"Dan yang keempat adalah jalur prestasi," tambahnya.

BREAKING NEWS: DUEL MAUT, 2 Pria Saling Tikam, Pisau Tertancap di Dada, Tewas Bersimbah Darah

POLISI Sebut Dua Pria Saling Tikam Tidak Kenal, Ada Aksi Pencegatan Hingga Berujung Duel Berdarah

Data Covid-19 Sumut

Sementara itu, pasien positif Covid-19 di Sumatera Utara melonjak tajam dalam kurun 24 jam terakhir, Kamis (28/5/2020).

Untuk pertama kalinya terdapat penambahan 30 orang yang terinfeksi virus Corona dalam tempo satu hari.

Ini menjadi lonjakan tertinggi di Sumut selama masa pandemi Covid-19.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemprov Sumut, dr Aris Yudhariansyah, Kamis.

"Update data Covid-19 hingga Kamis (28/05/2020) Provinsi Sumatera Utara jumlah positif metode PCR ada 362 orang, naik 30 orang dari hari sebelumnya," tuturnya.

Pasien meninggal akibat virus corona juga disebutkan Aris, bertambah 2 pasien menjadi total 37 orang.

Sementara pasien yang berhasil sembuh juga bertambah 2 orang.

"Pasien meninggal dunia ada 37 orang bertambah dua orang. Sedangkan pasien sembuh ada 118 orang," ungkapnya.

Penurunan terjadi pada Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yaitu berjumlah 9 kasus menjadi 137 pasien.

"Pasien PDP ada 137 orang, sementara data ODP berjumlah 311 Orang," cetus Aris.

Aris menegaskan bahwa Penambahan pasien terpapar virus corona masih terus terjadi di Sumut, untuk itu ia meminta agar masyarakat tetap patuh mengikuti protokol kesehatan.

"Saudara-saudara sekalian ini gambaran yang sangat tegas yang bisa kita lihat bahwa penambahan kasus baru masih terus terjadi.

Pembawa virus ini masih berada di tengah-tengah kita, inilah yang berkali-kali disebutkan sebagai orang tanpa gejala.

Sedangkan di dalam tubuhnya membawa virus, oleh karena itu mencuci tangan menggunakan sabun adalah cara yang paling bagus untuk kemudian memberikan kemungkinan cemaran dari orang tanpa gejala ini misalnya yang mengenai benda-benda di sekitarnya bisa terhindar," katanya.

VIDEO Detik-detik Dua Wanita Mengaku Petugas, Diusir Keluarga yang Diduga Terkena Covid-19

Pansus Covid-19 DPRD Sumut Soroti Dana Fantastis Live Streaming Gugus Tugas Senilai Rp 1,12 Miliar

Data Nasional

Sementara itu, jumlah pasien yang positif terinfeksi virus corona di Indonesia bertambah sebanyak 687 kasus dalam 24 jam terakhir.

Dengan demikian, total kasus Covid-19 hingga Kamis (28/5/2020) pukul 12.00 WIB mencapai 24.538 kasus.

Menurut Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, kenaikan jumlah kasus Covid-19 paling tinggi terjadi di Jawa Timur.

Berdasarkan data pemerintah, penambahan kasus di provinsi tersebut mencapai 171 kasus.

"Dari hasil pemeriksaan ini, konfirmasi kasus positif sebanyak 687 orang sehingga menjadi 24.538 orang," ujar Yuri saat memberikan keterangan di Graha BNPB, Jakarta, Kamis sore.

Jumlah pasien yang sembuh bertambah 183 orang sehingga total pasien sembuh sampai saat ini menjadi 6.240 orang.

"Sembuh bertambah 183 orang sehingga total menjadi 6.240 orang," ucap Yuri.

Baca juga: Jubir Pemerintah: Upaya Penemuan Vaksin Covid-19 Belum Berhasil

Adapun dari total kasus positif, sebanyak 1.496 pasien Covid-19 meninggal dunia.

Angka ini didapat dari hasil penambahan selama 24 jam terakhir, yakni 23 pasien.

"Kasus meninggal bertambah 23 orang sehingga menjadi 1.496 orang," tutur Yuri.

(Wen/Tri bun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved