Berikut 8 Cara Mencegah Keracunan Makanan Agar Tidak Menimpa Diri Kita dan Keluarga

Ada sekitar 5.000 kematian yang diduga karena keracunan makanan di Amerika Serikat setiap tahunnya.

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
Tribun-medan.com/ Indra Gunawan Sipahutar
Potret ilustrasi warga saat dirawat di RSUD Deliserdang Minggu (14/1/2018) lalu, karena diduga keracunan makanan. (Tribun-medan.com/ Indra Gunawan Sipahutar) 

TRIBUN - MEDAN.com – Terlepas dari jumlah kematian karena kasus COVID-19, ada sekitar 5.000 kematian yang diduga  karena keracunan makanan di Amerika Serikat setiap tahunnya.

Korbannya bisa siapa saja.

Orangtua, anak-anak, wanita hamil, dan orang dengan sistem kekebalan lemah.

Agar kasus keracunan makanan ini tidak menimpa diri kita dan keluarga.

Ilustrasi keracunan makanan.
Keracunan makanan. (earthclinic.com)

Berikut 8 cara mencegah keracunan makanan seperti dilansir health.com.

1. Belanjalah dengan bijak

Keamanan makanan dimulai dari tempat di mana kita membeli makanan.

Jangan beli di sembarang tempat, lihat tanggal kedaluwarsanya, dan lihatlah suhu tempat makanan tersebut disimpan.

Ingat, berbelanja di supermarket kelas atas tidak menjamin makanan tersebut sehat.

2. Cuci, cuci, dan cuci

Semua bahan makanan perlu dicuci.

Bahkan setelah kita mengupasnya.

Cucinya bahan makanan sebanyak tiga kali.

Serta jangan lupa mencuci tangan kita sendiri.

3. Pisahkan makanan mentah dan matang

Jangan pernah gunakan tempat yang sama tanpa dicuci antara makanan mentah dengan makanan matang.

Bedakan juga peralatan dan talenan untuk bahan mentah dan makanan siap saji.

Ini bisa mencegah kontaminasi silang dan mencegah menyebarkan bakteri makanan.

4. Hindari telur mentah

Telur telah dikaitkan dengan 352 wabah kecarunan sejak 1990.

Paling sering kita terkena bakteri salmonella, penyebab keracunan makanan yang paling umum.

Masak telur sampai matang dan lihatlah bentuk telur sebelum mencampurkannya dengan adonan kue.

5. Jagalah suhu di tempat menyimpan makanan

Sederhana memang namun sering terlupakan. Ingat bakteri berkembang dengan cepat pada suhu 40? dan 140?.

Jadi pastikan makanan tetap dingin atau panas sekalian.

6. Bila ragu, buanglah

Bukan bermaksud membuang makanan, namun demi kesehatan tidak ada salahnya. Jika pun kita telah membeli, membersihkan, dan memasak semuanya dengan benar, sisa makanan masih bisa menjadi sumber bakteri makanan.

Jangan meninggalkan makanan lebih dari 2 jam atau membekukan makanan lebih dari 4 hari.

7. Berhati-hatilah saat hamil

Saat hamil, kita tidak hanya makan untuk diri sendiri namun juga untuk bayi yang dikandung. Secara sistem kekebalan tubuh, wanita yang sedang hamil cukup lemah.

Oleh karena itu, kebersihan makanan untuk wanita hamil harus jauh lebih ketat dibanding orang normal lainnya.

8. Lihatkan kebersihan tempat makanan yang akan kita beli

Jika sedang tidak ingin masak, kita bisa membeli makanan di restoran. Tapi lihatlah bagaimana kebersihan restoran tersebut. Bagaimana pun keamanan pangan adalah prioritas utama. (*)

Begini Cara Menyimpan Sisa Opor, Rendang, dan Godog Agar Tidak Mudah Basi Tanpa Disimpan di Kulkas

Mengapa Ketupat dan Opor Ayam Seakan-akan Tidak Bisa Dipisahkan Ketika Hari Raya Idul Fitri?

Artikel telah tayang sebelummya di Intisari dengan judul:8 Cara Lindungi Diri dan Keluarga dari Keracunan Makanan Saat Menyiapkan Makanan Lebaran

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved