Update Covid19 Sumut 21 Mei 2020
REKOR Baru Kasus Covid-19 di Sumut, Sehari Bertambah 23 Pasien Positif, Total 273 Orang
Kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara, mencetak rekor tertinggi.
Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Juang Naibaho
Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara, mencetak rekor tertinggi.
Dalam kurun 24 jam terakhir, terdapat 23 kasus baru positif Covid-19.
Angka ini merupakan yang tertinggi selama masa pandemi Covid-19 melanda di Sumut.
Sebelumnya, paparan virus corona tertinggi di Sumut dalam kurun 24 jam terjadi pada 9 Mei 2020. Ketika itu, ada 22 warga Sumut yang positif terjangkit Covid-19.
Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Mayor Kes dr Whiko Irwan mengungkapkan keprihatinan atas lonjakan pasien positif Covid-19 per Sabtu (9/5/2020).
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara Mayor Kes dr Whiko Irwan memaparkan per hari ini, Kamis (21/5/2020) tercatat ada penambahan sebanyak 23 pasien positif baru dalam kurun waktu 24 jam terakhir.
"Perkembangan yang berhasil direkap Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemprov Sumatera Utara hari ini, Kamis 21 Mei 2020 pukul 16.00 WIB, data penderita positif hasil PCR bertambah 23 orang menjadi 273 orang.
Terbanyak di kota Medan 186 orang, disusul Deliserdang 32 orang, Pematangsiantar 14 orang," ujarnya saat konferensi pers di Gedung Pemprov Sumut, Kamis sore.
Selain pertambahan kasus positif baru, dr Whiko juga memaparkan ada peningkatan jumlah pasien yang berhasil sembuh.
Tercatat ada sebanyak 10 pasien yang kembali dinyatakan sembuh dari covid-19 per hari ini.
Sementara itu untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Whiko mengatakan saat ini tercatat berjumlah 193 orang dan jumlah ODP 535 orang.
"PDP yang dirawat di rumah sakit sebanyak 193 orang. Penderita sembuh sebanyak 87 orang atau ada meningkat 10 orang dibanding hari kemarin. Dan penderita meninggal dunia sebanyak 31 orang," ucapnya.
Lebih lanjut kata Whiko, dari perkembangan data ini memberikan gambaran bagi kita bahwa upaya melindungi diri masih belum berjalan dengan baik.
Masih terlihat banyak yang masih mengabaikan protokol kesehatan, tidak menggunakan masker, tidak menjaga jarak dan mengabaikan untuk menghindari keramaian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/juru-bicara-gugus-mayor-kes-dr-whiko-irwan.jpg)