Iuran BPJS Kesehatan Kembali Naik, Tapi Gaji Direksi dan Dewasnya Rp 200 Juta hingga Rp 300 Jutaan

BPJS Kesehatan menganggarkan insentif untuk direksi sebesar Rp 32,88 miliar

Editor: AbdiTumanggor
Tribunstyle.com
BPJS Kesehatan naik lagi 

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Dewi Asmara mengatakan, merujuk pada Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2019, BPJS Kesehatan menganggarkan insentif untuk direksi sebesar Rp 32,88 miliar.

"Jika dibagi ke delapan anggota direksi, maka setiap anggota direksi mendapatkan insentif Rp 4,11 miliar per orang.

Dengan kata lain, seluruh direksi menikmati insentif Rp 342,56 juta per bulan," ujarnya.

Kemudian, untuk insentif kepada tujuh anggota Dewan Pengawas (Dewas) rata-rata sebesar Rp 2,55 miliar.

"Jika dalam 12 bulan, insentif yang diterima Dewas adalah Rp 211,14 juta per bulan.

Dengan kata lain, kalau kita berbicara mengenai suatu badan yang rugi, mbok yo ada hati juga untuk mengadakan penghematan," ucap Dewi.

(TribunWow.com/Mariah Gipty/ Kompas.com/Ade Miranti Karunia)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul BPJS Naik, Refly Harun Sindir Gaji Para Direksinya: Luar Biasa Besarnya, Konon Capai Rp 300 Juta-an

Istana Angkat Bicara perihal Kontroversi Iuran BPJS Kesehatan, Tegaskan Adanya Subsidi

Jokowi Kembali Naikkan Iuran BPJS Kesehatan Sejak 5 Mei 2020, Padahal Baru Dibatalkan Mahkamah Agung

Sumber: TribunWow.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved