Deretan Kasus Kanibalisme yang Mengerikan di Filipina, 3 Anak Penggal Kepala Ibunya Lalu Dimakan

Deretan aksi kanibalisme yang terjadi diberbagai negara di Asia Tenggara cukup menjadi perhatian masyarakat dunia

Kompas.com/M Iqbal Fahmi
Sumanto mengikuti lomba gigit koin dalam rangka menyambut HUT Ke-73 RI di lapangan Desa Bungkanel, Kecamatan Karanganyar, Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu (12/8/2018). Nama Sumanto dikenal luas lantaran kasus kanibalisme yang dilakukannya saat mencuri dan menyantap mayat Mbah Rinah pada tahun 2003 silam. 

Selanjutnya adalah bagian mengerikannya.

Mereka memanggang tubuhnya dengan minyak tanah dan daun kelapa.

Setelah 'mengicipi' masakan mereka, mereka membawa panggangan korban tersebut ke dalam pesta pernikahan dan menyajikannya ke tamu yang tidak tahu menahu.

Mereka bisa lolos dari penangkapan polisi jika Buyot tidak mengaku kepada polisi.

Ia mengklaim jika pada saat kejadian mereka semua mabuk dan melakukannya hanya karena terpaksa untuk membunuh dan memakan bagian tubuh dari sepupu mereka.

Kasus tersebut membuat banyak pihak internasional geger karena kekejiannya.

Akibatnya, kota Narra yang merupakan tempat wisata langsung 'mati' karena warganya dicap sebagai kanibal.

Artis yang Pernah Berhubungan Intim sama Ariel NOAH Ini Merasa Bahagia Melajang di Usia 36 Tahun

4. Efren Matedios

Terjadi di Tabuelan, Cebu pada 23 Mei 2011.

Seorang pria bernama Efren Matedios berumur 29 tahun mengeluarkan isi perut keponakan perempuannya yang berumur 6 tahun.

Kemudian ia memakan organ dalam keponakannya.

Matedios menyangkal tuduhan pembunuhan dan mengklaim ia tidak bersalah.

Ia mengatakan ia melakukannya untuk mencegah korban menjadi 'manananggal'.

Manananggal adalah makhluk dalam cerita rakyat Filipina yang mirip dengan vampir.

Mitos ini populer di daerah Visayas, terutama di provinsi Capiz, Iloilo, dan Antique.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved