Perantau Asal Kabupaten Dairi Dilarang Pulang Kampung Sementara Waktu
Bupati Dairi, Eddy Berutu meminta para perantau tidak pulang kampung sementara waktu guna mengantisipasi penyebaran Corona/Covid-19
DAIRI,TRIBUN-Bupati Dairi, Eddy Berutu meminta tolong kepada seluruh anak-anak muda Dairi di perantauan untuk tidak pulang kampung selama masa Pandemi Covid-19 ini.
Pasalnya, fasilitas kesehatan di kota besar jauh lebih baik dan lengkap daripada di Kabupaten Dairi
"Jangan mudik! Tetap di kota masing-masing, tenang, santai, dengarkan arahan dari pemerintah setempat," ujar Eddy Berutu, saat seremoni serah-terima bantuan terkait Covid-19 di Rumah Dinas Bupati Dairi, Rabu (22/4/2020).
• IMBAS CORONA, Auto 2000 Banting Harga, Beri Diskon Fortuner Rp 100 Juta dan Innova Rp 70 Juta
Eddy mengaku mengerti akan kondisi yang dialami para anak muda Dairi yang berada di perantauan.
Namun, karena situasi pandemi Covid-19, pemerintah melarang mudik sebagai langkah preventif penularan virus Corona.
"Untuk kali ini, tahanlah. Sayangi keluargamu yang ada di desa.
Kalian adalah andalan kami, aset Kabupaten Dairi. Kami sayang kalian.
Di kota besar, kalian mendapat pelayanan yang baik. Untuk itu, tetaplah di sana. Ikuti arahan pemerintah setempat.
Diam di rumah, pakai masker kalau ke luar, dan hindari kerumunan," tutur Eddy.
• China - AS Semakin Memanas, Anak Buah Trump Tuduh Beijing Hancurkan Sampel Covid-19 (Corona)
Ketika disinggung, Eddy mengaku, belum memikirkan cara mengurus perantau muda yang tak bisa dapat bansos dari pemerintah daerah perantauan.
Padahal, para anak rantau ini bisa saja bersikeras pulang kampung jika di rantau mereka kehabisan uang lalu kelaparan.
Eddy mengatakan, prioritas mereka saat ini adalah mengurus warga Dairi yang tinggal di Dairi.
• Kasih Tak Sampai, Kehadiran Suami Mudik Kangen Istri di Kampung, Malah Diusir Takut Tertular Corona
"Kami sedang mem-verifikasi faktual seluruh masyarakat Dairi yang kesulitan ekonomi dampak pandemi Covid-19.
Prioritas kita adalah masyarakat yang ada di Kabupaten Dairi.
Mohon izin, itu dulu kami tangani. Nanti pada waktunya, kami akan memikirkan saudara-saudara dan anak-anak kita di perantauan," ujar Eddy.
Soal opsi membatasi masuknya moda transportasi umum ke Dairi, juga belum dipikirkan.
• Kelelawar Penyebar Virus Corona, ternyata Nyaris Tidak Bisa Menua bahkan Bisa Hidup Selama 41 Tahun
Karena menurut Eddy hal itu berpotensi membuat perekonomian lumpuh.
"Kami menunggu kebijakan dari (pemerintah) kota di mana mereka berangkat.
Untuk di sini, kita paham bahwa ada saja kebutuhan masyarakat yang tidak bisa ditolak.
Mereka harus keluar dan menggunakan transportasi (umum).
Asal social and physical distancing diterapkan, ekonomi tetap berputar," pungkas Eddy.
• Pertimbangan Sri Mulyani, Bupati Klaten yang Bolehkan Warga Kelaparan & Terlantar Mudik saat Corona
Hari itu, Rabu (22/4), Pemkab Dairi menerima bantuan seperangkat Alat Pelindung Diri (APD) untuk penanganan wabah Corona dari perusahaan keluarga Bakrie, empunya perusahaan tambang timah hitam dan seng PT Dairi Prima Mineral.(cr16)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bupati-dairi-eddy-berutu-menyerukan-jangan-mudik.jpg)