Virus Corona

Kelelawar Penyebar Virus Corona, ternyata Nyaris Tidak Bisa Menua bahkan Bisa Hidup Selama 41 Tahun

WHO mengatakan pada Selasa (21/4/2020) semua bukti yang ada menunjukkan bahwa virus corona baru berasal dari kelelawar di China akhir tahun lalu.

Editor: Tariden Turnip
dok
Kelelawar Penyebar Virus Corona, ternyata Nyaris Tidak Bisa Menua bahkan Bisa Hidup Selama 41 Tahun . Kelelawar buah dan kelelawar putih 

Hewan ini menciptakan suara bernada sangat tinggi di tenggorokan mereka dan memproyeksikannya ke depan.

Telinga besar kelelawar mendeteksi gema dari suara-suara yang memantul dari sekitarnya sehingga dapat memetakan lingkungan dengan sangat presisi.

Tanpa kelelawar, kita tidak akan memiliki alpukat, mangga, atau pisang
Kelelawar bernilai ekologis yang luar biasa karena peran binatang ini dalam penyerbukan tanaman.

Lebih dari 500 spesies tanaman bergantung kepada kelelawar untuk serbuki bunganya, misalnya pisang.

Beberapa jenis kelelawar, seperti kelelawar berbibir tabung Ekuador, kelelawar pisang Meksiko dan kelelawar berhidung panjang (foto), dilengkapi dengan lidah yang sangat panjang untuk tujuan ini.

Kelelawar lidah panjang
Kelelawar lidah panjang (dw indonesia)

Inang utama virus
Kelelawar adalah inang alami untuk beberapa jenis virus, seperti SARS, MERS, SARS-CoV-2 dan mungkin Ebola, serta Marburg dan Nipah.

Para ilmuwan menyimpulkan sistem kekebalan tubuh hewan yang unik memungkinkan mamalia terbang ini membawa patogen yang mematikan bagi spesies lain, tapi tidak merugikan dirinya sendiri.

Bisa Berumur 41 tahun 
Sebagian besar kelelawar dapat hidup lebih lama dari mamalia lainnya.

Rentang hidup beberapa spesies kelelawar rata-rata 30 tahun, sementara kelelawar tertua yang tercatat hidup berumur 41 tahun.

Kelelawar
Kelelawar (dw indonesia)

Mamalia ini juga tidak menua.

Ilmuwan yang meneliti penyebab umur panjang hewan ini, melihat kemampuan unik hewan untuk mencegah dan memperbaiki kerusakan sel yang disebabkan oleh usia. (dw indonesia)

Artikel ini dikompilasi dari dw indonesia berjudul: Kelelawar: Fenomena Mamalia Nokturnal yang Dapat Terbang

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved