TELANTAR Istri Pensiunan Perwira TNI Berpangkat Kapten Dirawat di Rumah Singgah Dinsos, Cari Cucu

Selain membawa dokumen berupa KK dan buku pensiun sang Suami, nenek Aminah juga membawa beberapa helai pakaian

Penulis: Alija Magribi | Editor: Salomo Tarigan
TRI BUN MEDAN/Alija Magribi
Nenek Aminah di rumah Dinsos Pematangsiantar 

TRI BUN-MEDAN.com, PEMATANGSIANTAR

Seorang nenek berusia 74 tahun terlihat dirawat di rumah singgah Dinas Sosial Kota Pematangsiantar, Selasa (21/4/2020) siang.

Ia sudah semalam tinggal di situ usai RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar melaporkan keberadaannya ke Dinas Sosial.

Usut punya usut, dari dokumen dibawa, nenek yang diketahui bernama Aminah Syam merupakan mantan Ibu Persit dari seorang suami berpangkat Kapten yang telah tiada.

Sang suami bernama Kapten (Purn) Paiman Rospaty meninggal beberapa tahun lalu.

"Nenek gak punya siapa-siapa lagi. Bantu nenek ya, Nak," ujarnya dengan intonasi bergeletar.

Nenek Aminah terlihat merebahkan badannya di kasur milik Dinsos Kota Pematangsiantar Jalan Sisingamangaraja No. 446, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara.

Ia memelas perhatian agar alamat sang cucu di Kisaran bisa diketahui petugas Dinsos.

Dari Kartu Keluarga yang dimiliki, Nenek Aminah hidup sendiri di Desa Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar. Namun alamat tersebut ia bantah, setelah pindah ke Kisaran.

"Nenek gak tinggal di sana lagi, Nak. Rumah itu sudah nenek jual. Nenek tinggal di Kisaran sama cucu," katanya.

Sebelum diketahui dirawat di RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar, Nenek Aminah mengaku dibawa ke RSU Murni Teguh di Medan. Di sana ia dirawat selama delapan hari.

Selain meminta lokasi keberadaan cucunya diketahui, Nenek Aminah juga meminta bantuan mencairkan uang pensiun dari almarhum suaminya di kantor pos. Biasanya ia menerima Rp 1.510 ribu tiap bulannya. Hal itu sesuai dengan Skep Pensiun dari Pangdam I/BB pada 4 Juni 1997, No. Skep/741-01/VI/1997.

"Bantu nenek ya, Nak. Biar sedikit asal ada," pintanya agar uang pensiun bisa dicairkan kepada awak media dan petugas Dinsos.

Dinsos Sudah Berkordinasi Dengan Babinsa dan Kelurahan

Dinas Sosial Kota Pematangsiantar telah berkordinasi mencari keluarga nenek Aminah.

Dinsos diwakili seorang stafnya Nofrizal mengatakan telah mencari-cari tempat tinggal, termasuk rumahnya di Pematangsiantar.

Namun, menurut keterangan lurah Bah Kapul, Nenek Aminah sudah lama tak tinggal lagi di rumah tersebut.

Sementara, kordinasi dengan Babinsa, juga belum membuahkan hasil.

"Sudah kita tanya ke lurah, katanya nenek ini udah gak tinggal lagi di sana. Udah lama pindah. Kordinasi ke Dinsos juga belum ketemu. Kabarnya ini nenek punya anak perwira TNI juga, tapi udah dipecat, kabarnya," terang Nofrizal.

Itu sebabnya baik Dinsos dan Babinsa belum menemukan alamat terakhir nenek Aminah tinggal.

Adapun sang nenenk yang mengaku sakit stroke ringan juga tak mengetahui alamat cucu yang ia minta di Kisaran.

Selain membawa dokumen berupa KK dan buku pensiun sang Suami, nenek Aminah juga membawa beberapa helai pakaian dan pembalut.

"Cucunya ini kita gak tahu. Ini makanya kita mau cairkan dulu ke Pos untuk uang pensiunan yang dia minta. Mudah-mudahan bisa," ujar Novrizal yang kemudian berangkat bersama Bhabinkamtibmas ke Kantor Pos.

(tri bun-medan.com/Alija Magribi)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved