News Video

Angka KDRT di Berbagai Negara Meningkat, Akibat dari Dampak Pandemi Covid-19

Laporan dari pihak kepolisian beberapa negara mengungkapkan kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) meningkat selama pandemi virus corona.

Editor: M.Andimaz Kahfi

Salah satu warga (sebut dia Lele, 26 tahun) asal Provinsi Anhui mengalami siksaan fisik dan psikis.

Lele kerap beradu argumen dengan suaminya.

Hingga pada 1 Maret lalu, Lele tengah menggendong bayinya yang berusia 11 tahun saat sang suami mulai memukulinya dengan kursi.

Rahmadani Hanyut Terbawa Arus Sungai, Diduga Kehabisan Tenaga Saat Selamatkan Teman Sebrangi Sungai

Lele tidak yakin berapa kali ia dipukuli.

Tiba-tiba ia merasa salah satu kakinya mati rasa dan jatuh ke lantai, masih menggendong bayinya.

Sebuah foto yang diambilnya usai kejadian itu menunjukkan kursi di lantai sudah hancur berkeping-keping.

Foto lainnya yang diambil Lele adalah kedua kakinya yang penuh luka dan memar.

PENCURI Sepeda Motor Terekam CCTV, Saat Beraksi dari Parkiran Hotel di Pematangsiantar

Kepada New York Times, Lele mengatakan suaminya melakukan tindak kekerasan selama 6 tahun pernikahan.

Namun pandemi Covid-19 membuat kondisi semakin buruk.

“Selama pandemi ini kami tidak bisa keluar rumah, dan konflik kami semakin besar dan besar dan semakin sering,” tuturnya.

Di China, sebuah LSM yang bergerak dalam melawan kekerasan terhadap perempuan telah membuka help line sejak awal Februari.

KEJAM Ayah Siksa Anak Laki-lakinya, Berulang Kali Memukul Hingga Si Anak Menangis dan Minta Ampun

Tepat saat pemerintah melakukan lockdown di Provinsi Hubei yang merupakan episenter penyebaran virus corona.

Di Inggris, wilayah Avon dan Somerset mendapatkan laporan KDRT meningkat sebanyak 20 persen pada periode yang sama.

Di Spanyol, nomor darurat untuk KDRT menerima 18 persen lebih banyak panggilan pada dua minggu pertama lockdown.

“Kami mendapat banyak panggilan yang menyedihkan, yang menunjukkan betapa intens perlakuan buruk terhadap fisik dan psikologis ketika seseorang berada 24 jam di rumah,” tutur Ana Bella, yang baru membuat sebuah institusi untuk membantu para wanita yang terkena KDRT.

Dua Begal Bermotor Ditembak Pada Bagian Perut, Akhirnya Menyerah Usai Rampok Sepeda Motor

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved