DPRD Simalungun Usul Tenaga Medis yang Tangani Pasien Covid-19 Diangkat Jadi PNS
Anggota DPRD Binton Tindaon yang mengusulkan tenaga medis di tiga RS yang menangani pasien Covid-19 diangkat menjadi PNS.
Penulis: Alija Magribi | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
"Karena Simalungun ini luas. Bisa saja warga Silau Kahean atau Raya Kahean kita rujuk ke RS di Tebingtinggi, tapi susah nanti mengaturnya. Begitu juga soal jarak, makanya ada RS Perdagangan, RS Rondohaim dan di RS Parapat untuk mempersingkat waktu," jelasnya.
• Gubernur Edy Berencana Gratiskan Uang Sekolah Siswa SMA/SMK Terdampak Covid-19
Di akhir RDP, Anggota dewan meminta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Simalungun jangan jor-joran menghabiskan uang rakyat.
Gugus Tugas diminta efektif mengeluarkan anggarannya dan tak melakukan tumpang tindih pengeluaran antara kebijakan pusat dan provinsi.
Gugus Tugas juga diminta menyusun angka Rp 110 miliar yang ditujukan sebagai anggaran penanganan Covid-19 sesuai kebutuhan dan waktu yang jelas.
Rapat Dewan dan Gugus Tugas Digelar Sambil Merokok
Dalam ruang sidang paripurna Gedung DPRD Simalungun, sejumlah anggota dewan dan ASN yang mengikuti rapat tampaknya tak menaati tata tertib yang ditetapkan.
Di situ, jelas ditulis agar pengunjung ruangan tidak merokok.
Namun selama sidang berlangsung sejak Pukul 11.00 WIB hingga Pukul 16.00 WIB asap rokok dari sejumlah dewan dan ASN yang satu per satu membumbung tinggi ke udara.
Amatan di ruang sidang, ada sebagian pimpinan DPRD dan sekitar 4-6 orang anggota dewan merokok santai tanpa mengindahkan aturan. Anehnya mereka memakai masker meskipun merokok.
"Padahal kami sengaja gak sediakan asbak dan menempelkan kertas biar gak ada yang merokok. Tapi anggota dewan, bagaimana lah," ujar seorang ASN di Sekretariatan DPRD Simalungun.
Menanggapi hal ini, Sekwan DPRD Simalungun Sahat Simalungun yang dikonfirmasi mengaku akan mengingatkan kembali para pengunjung sidang termasuk pimpinan dewan dan ASN sendiri.
"Iya nanti kita ingatkan lagi biar mereka gak merokok, mungkin diindahkan karena nggak tahan lagi merokok. Nanti saya ingatkan," tutupnya.(mag/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/rdp-simalungun-pns.jpg)