Jasad Pasien Positif Corona Dimandikan dan Tahlilan 7 Hari, Warga Menduga Meninggal Sakit Jantung
Warga kampung Malang Nengah, Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat syok mengetahui tetangganya ternyata meninggal dunia karena positif Virus Corona.
Editor:
Randy P.F Hutagaol
HO/tri bun medan
ILUSTRASI - Sejumlah tim medis dari RSUD Tengku Mansyur, saat hendak memakamkan jenazah seorang nelayan, Andy Sitorus di TPU yang berada di Dusun VII, Jalan Sipori-pori Ujung/Jalan Antara, Desa Kapias Batu 8, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan pada Kamis (9/4/2020). Almarhum sebelum meninggal sempat mengeluh sesak nafas dan baru pulang melaut dari perairan Kepulauan Riau.
Warga pun mengaku kecewa dengan cara penanggulangan virus yang dilakukan dinas.
"Kami kecamatan dan desa melakukan tugas sesuai kewenangan. Jadi mungkin untuk jajaran Dinkes agar lebih bisa menginformasikan secepatnya apabila ada yang positif meninggal.
Sehingga kami juga lebih cepat membantu bagaimana mengantisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, jangan sampai kecolongan begini. Masyarakat jadi parno, takut," katanya.
(Kompas.com/Bogor Afdhalul Ikhsan)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dikira Meninggal Sakit Jantung, Ternyata Positif Corona, Padahal Jenazah Dimandikan dan Warga Kampung Tahlilan 7 Hari"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sejumlah-tim-medis-dari-rsud-tengku-mansyur-saat-hendak-memakamkan-jenazah-seorang-nelayan.jpg)