Jasad Pasien Positif Corona Dimandikan dan Tahlilan 7 Hari, Warga Menduga Meninggal Sakit Jantung

Warga kampung Malang Nengah, Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat syok mengetahui tetangganya ternyata meninggal dunia karena positif Virus Corona.

HO/tri bun medan
ILUSTRASI - Sejumlah tim medis dari RSUD Tengku Mansyur, saat hendak memakamkan jenazah seorang nelayan, Andy Sitorus di TPU yang berada di Dusun VII, Jalan Sipori-pori Ujung/Jalan Antara, Desa Kapias Batu 8, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan pada Kamis (9/4/2020). Almarhum sebelum meninggal sempat mengeluh sesak nafas dan baru pulang melaut dari perairan Kepulauan Riau. 

Pria 48 tahun tersebut memang diketahui sering berobat ke dokter karena penyakit jantung yang dia derita.

TRI BUN-MEDAN.com -  Warga kampung Malang Nengah, Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat syok mengetahui tetangganya ternyata meninggal dunia karena positif Virus Corona.

Warga yang tidak tahu terlanjur memandikan dan mengurus jenazah seperti jasad normal.

Tak hanya itu, warga juga mengikuti tahlilan di rumah korban selama 7 hari.

 

Hal tersebut lantaran hasil tes swab tenggorokan almarhum belum keluar ketika dimakamkan.

Sempat diduga sakit jantung

Warga menduga pria berprofesi pengemudi ojek itu meninggal karena penyakit jantung.

Pria 48 tahun tersebut memang diketahui sering berobat ke dokter karena penyakit jantung yang dia derita.

Warga tak menaruh curiga karena pihak terkait saat itu belum memberikan informasi.

Proses pemulasaraan jenazah pada Jumat (3/4/2020) pun akhirnya tidak dilakukan sesuai prosedur pasien Corona.

Tahlilan diikuti 25 warga

Setelah proses pemakaman selesai, warga menggelar tahlilan mendoakan almarhum selama tujuh hari.

Ada sekitar 25 orang, termasuk perangkat desa yang mengikuti tahlilan tersebut.

Warga pun waswas ketika belakangan mengetahui kabar bahwa almarhum ternyata positif Covid-19.

"Warga memang benar-benar tidak tahu (almarhum positif) karena Dinkes tidak cepat menginformasikan hasilnya, usai tahlilan itu ada kabar hasil swab positif."

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved