Demi Bantu Negaranya Hadapi Virus Corona, Perawat yang Seharusnya Pensiun Ini Kembali Kerja

Ada yang bekerja hingga 12 jam sehari, tidak makan karena memakai baju pelindung, hingga harus merenggang nyawa karena terinfeksi virus corona.

mirror.co.uk
Liz Glanister (Tengah) 

Tercatat, ada 5.000 pasien di Inggris dan hampir 100 pasien lebih berada di rumah sakit tempatnya bekerja.

Setelah hampir berjuang selama beberapa minggu, Liz Glanister meninggal dunia.

Kepala perawat NHS Foundation Trust, Dianne Brown mengatakan: "Dengan sangat sedih saya dapat mengkonfirmasi bahwa Liz Glanister, seorang perawat staf lama di Rumah Sakit Universitas Aintree, dengan sedih meninggal di Rumah Sakit Universitas Royal Liverpool pada hari Jumat setelah dikonfirmasi positif Covid-19."

Kematian Liz Glanister lantas menjadi duka seluruh staf medis di Rumah Sakit Universitas Aintree Liverpool.

Rekan-rekan staf medis Liz Glanister pun mengucapkan duka cita sedalam-dalamnya bagi Liz Glanister dan keluarganya.

"Anda tidak pantas menerima ini setelah Anda merawat dan menyelamatkan ratusan pasien," tulis salah satu rekan Liz Glanister.

"Dia sangat bijak, jenaka dan luar biasa. Aku tidak akan pernah melupakanmu Liz Glanister. Akhirnya kamu bisa beristirahat sekarang," tulis sahabat Liz yang juga seorang perawat.

Perawat lain menambahkan: "Dia mengajari saya banyak hal ketika saya mulai bekerja. Dia wanita luar biasa."

"Kamu adalah orang yang spesial dan bahkan teman yang lebih istimewa."

"Liz, kamu menyentuh hati kita semua. Satu dalam sejuta. Legenda."

Tak hanya rekan perawatnya, mantan pasien-pasien Liz Glanister pun mengucapkan duka cita.

Seorang pria yang dirawat karena kanker menulis di Facebook: "Benar-benar patah hati."

"Betapa seorang wanita cantik Liz Glanister beristirahat dengan tenang."

Seorang mantan pasien Liz juga berduka.

"Saya benar-benar terkejut dengan berita kematian Liz."

"Dia mengabdikan hidupnya untuk membantu begitu banyak orang selama bertahun-tahun."

"Saya berharap pandemi virus corona ini segera berakhir dan semua staf medis bisa beristirahat," tutupnya.(*)

Artikel ini sudah tayang di Intisari.Grid.Id dengan judul Dedikasi Tanpa Batas, Seharusnya Pensiun, Perawat Ini Tetap Kerja untuk Rawat Pasien Corona, Namun Akhirnya Meninggal Karena Terinfeksi

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved