Kesaksian Anak Hakim Jamaluddin
Anak Jamaluddin Pernah Melihat Terdakwa Jefri Pratama Dua Kali di Rumahnya
Keny awalnya tidak mengenal terdakwa Jefri. Setelah di penyidikan ia baru mengetahui bahwa lelaki yang bermain dam batu bersama Abunya adalah Jefri
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Jefri Pratama diketahui sudah dua kali datang ke rumah Jamaluddin untuk menghadiri pertemuan orang tua siswa.
Jefri juga sempat bermain dam batu bersama Jamaluddin.
"Jefri pernah datang ke rumah malam-malam, waktu itu dia datang berbarengan dengan orang tua murid lain," kata Keny, di ruang Cakra III PN Medan, Selasa(7/4/2020).
Keny sempat melihat korban bersama dengan terdakwa Jefri bermain dam batu di teras rumahnya.
"Waktu itu saya lihat dari dalam rumah, Abu (Ayah) sama Jefri main dam batu saat pertemuan orang tua siswa," ujarnya.
Keny menjelaskan bahwa awalnya dirinya tidak mengenal terdakwa Jefri.
Setelah di penyidikan ia baru mengetahui bahwa lelaki yang bermain dam batu bersama Abunya adalah Jefri.
• Kesaksian Anak Alm Hakim PN Medan, Setelah Ayahnya Ditemukan, Zuraida Pergi ke Pembukaan Deli Park
"Saya awalnya nggak kenal sama Jefri. Waktu pemeriksaan itu saya di tanya soal Jefri. Saya tidak mengenalinya. Namun setelah fotonya diberi, baru saya tahu kalau lelaki itu bernama Jefri," ujar Keny.
Setelah itu Keny mengatakan ia sama sekali tidak mengetahui adanya hubungan spesial antara Jefri dan ibu tirinya itu.
Di dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Parada Situmorang, Jefri berperan sebagai eksekutor pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan.
Selain itu, Jefri adalah selingkuhan dari terdakwa Zuraida yang merupakan ibu tirinya.
Jefri Pratama bersama dengan Reza Fahlevi diajak oleh Zuraida Hanum diminta untuk menghabisi suaminya.
Setelah berhasil melakukan aksinya mereka berdua berjanji akan melangsungkan pernikahan.
Sedangkan Reza akan diberikan Rp 100 juta dan dijanjikan ibadah Umrah.(cr2/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/07042020_kesaksian_pembunuhan_hakim_danil_siregar-3.jpg)