STRATEGI GILA Jerman Menekan Kematian Akibat Covid-19, Ada Taksi Corona Keliling Periksa Warga

Pemerintah Jerman bisa dikatakan berhasil dalam menekan angka kematian yang diakibatkan virus Corona atau Covid-19.

dw indonesia
Perusahaan peralatan medis Dräger di Lübeck Jerman terus genjot produksi respirator 

STRATEGI GILA Jerman Menekan Kematian Akibat Covid-19, Ada Taksi Corona Keliling Periksa Warga

JERMAN membuat berbagai program untuk menekan angkat kematian akibat virus Corona di antaranya adanya taksi Corona yakni petugas kesehatan yang keliling ke rumah untuk melakukan tes kesehatan.

TRI BUN-MEDAN.com-Pemerintah Jerman bisa dikatakan berhasil dalam menekan angka kematian yang diakibatkan virus Corona atau Covid-19. Meski begitu, pasien positif terinfeksi virus Corona terbilang tinggi.

Berdasarkan data dari CSSE John Hopkins University, jumlah infeksi virus corona di Jerman hingga Senin (6/4/2020) pukul 13.17 mencapai 100.123 kasus.

Jumlah ini adalah yang tertinggi ke-3 di Eropa dan tertinggi ke-4 di dunia setelah Amerika Serikat, Spanyol, dan Italia.

Namun meskipun angka infeksi virus corona tinggi, tetapi apabila dibandingkan dengan korban meninggal karena Covid-19 di Jerman prosentasenya bisa terhitung rendah. 

Seorang Pengusaha Pengin Ditemeni Luna Maya Jalan-jalan ke Luar Negeri, Ditawari Tarif Fantastis

Ada 1.584 kematian akibat virus corona di Jerman. Jumlah itu setara dengan 1,5 persen dari total kasus infeksi yang tercatat.

Prosentase ini tentu terbilang rendah jika dibandingkan dengan negara lain yang memiliki kasus infeksi tinggi.

Misalnya Italia dengan 128.948 kasus, di negara itu rasio kematian tercatat sebesar 12,3 persen dengan kematian 15.887 pasien.

Atau Spanyol yang memiliki rasio tingkat kematian sebesar 9,6 persen dengan 135.032 kasus positif dan 13.055 kematian.

Lalu apa sebenarnya yang dilakukan pemerintah dan warga Jerman sehingga angka kematian akibat Covid-19 di negara itu bisa ditekan?

Dikutip dari The New York Times (5/4/2020) terdapat sejumlah hal yang terjadi di Jerman yang bisa saja menjadi faktor rendahnya angka kematian yang terjadi.

Taksi Corona

Petugas medis di Jerman lengkap dengan perlengkapan pelindung mengendarai mobil melewati jalanan kosong kota Heidelberg untuk memeriksa pasien yang terindikasi Covid-19 ke rumahnya.

Petugas ini akan mendatangi mereka yang memang sudah dilaporkan sakit selama 506 hari dengan ciri-ciri gejala yang mengarah pada infeksi virus corona.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved