News Video

SUASANA MENCEKAM, Detik-detik Warga Lempar Batu ke Petugas Pemakaman Jasad Terinfeksi Covid 19

Jenazah pasien terinfeksi Virus Corona atau Covid 19 mengalami penolakan oleh warga di sekitar pemakaman

Lalu, tiba-tiba seseorang melempar batu ke arah petugas tersebut.

Mendapat lemparan batu, seorang petugas pun berteriak, "Jangan lempar batu. Kita juga manusia, Bu!"

Sementara itu, Kades Karang Tengah, Banyumas, Jawa Tengah Karyoto, membenarkan adanya kejadian penolakan pemakaman jenazah Covid-19 di daerahnya.

"Memang ada (penolakan). Kejadiannya di desa sebelah," kata Kartoyo saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (3/4/2020).

Petugas menggunakan alat pelindung diri (ADP) memakamkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 di TPU Simalingkar B, Medan, Sabtu (4/4/2020). Sebanyak lima Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 meninggal dunia dan langsung dikebumikan.
Petugas menggunakan alat pelindung diri (ADP) memakamkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 di TPU Simalingkar B, Medan, Sabtu (4/4/2020). Sebanyak lima Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 meninggal dunia dan langsung dikebumikan. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Penggali kubur tolak menggali liang lahat

Sejumlah penggali kubur menolak untuk menggali kubur saat petugas medis di Sidoarjo hendak melakukan pemakaman pasien meninggal akibat Covid-19.

Alasan para penggali kubur tersebut karena takut tertular virus corona.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin membenarkan kejadian tersebut.

Akibat kondisi itu, bahkan ia sempat mengunjungi rumah para penggali kubur untuk menyakinkannya.

"Tanah sudah digali, tapi setelah itu ditinggal karena takut. Saya sampai kejar ke rumahnya. Saya yakinkan dan saya beri alat pelindung diri," terangnya saat dikonfirmasi, Kamis (26/3/2020).

Ternyata, tak hanya penggali kubur, sopir ambulans juga menolak saat diminta mengantar jenazah ke area pemakaman.

"Karena halangan-halangan itulah, jenazah waktu pemakaman jenazah akhirnya molor. Padahal jenazah harusnya dimakamkan tidak lebih dari empat jam setelah dinyatakan meninggal," ujar Nur.

(hen/tri bun-medan.com/kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved