News Video
Detik-detik Puluhan TNI Turun ke Jalan, Adang Warga yang Ingin Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid 19
Puluhan personel TNI dan Brimob turun ke jalan setelah beberapa warga mulai merangsek ke rumah sakit untuk membawa jenazah pasien Covid 19
Penulis: Hendrik Naipospos | Editor: Hendrik Naipospos
Namun pihak yang berwajib tetap menjalankan tugasnya.
Sedih memang melihatnya, tetapi tentu pihak yang berwajib mengambil tindakan yang lebih baik demi menjaga keselamatan kita semua.
Penolakan Jenazah Covid 10 di Beberapa Daerah
Jenazah pasien terinfeksi Virus Corona atau Covid 19 mengalami penolakan oleh warga di sekitar pemakaman.
Peristiwa ini beberapa kali terjadi, seperti di Gowa, Banyumas, Medan dan beberapa daerah lain.
Pemerintah terus melakukan sosialisasi agar warga tak terus-terus melakukan penolakan.
Ironinya, penolakan tak hanya dilakukan secara verbal.
Ada juga warga yang nekat melempari petugas dengan batu.
Seperti video di bawah ini;
• Keluarga Pasien PDP Covid-19 RS Mitra Medika Medan Menangis Histeris Saksikan Pemakaman di TPU
• Berita Foto: Proses Pemakaman Lima Jenazah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Korban COVID-19 di Medan
Dilansir dari Kompas.com, petugas tak hanya dilempari batu, namun jalan menuju pemakaman juga adang masyarakat.
Seperi halnya di Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), hendak memakamkan jenazah pasien Covid-19, jalan menuju lokasi pemakaman diblokade warga dengan menggunakan batang kayu dan batu.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Macanda, Kelurahan Samata, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada pukul 14.30 WITA, Kamis, (2/4/2020).
Tak hanya itu, warga juga mengusir paksa ambulans yang membawa pasien yang hendak dimakamkan di wilayah Kelurahan Samata.
"Kami dengan keras menolak wilayah kami dijadikan lahan pemakaman pasien corona dan kami sampaikan kepada pemerintah bahwa Anda keliru sebab Kecamatan Sombaopu adalah wilayah dengan populasi warga terbesar di Kabupaten Gowa," kata Imran, salah seorang warga.
Dilempari batu oleh warga