Siswa yang Rudapaksa Adik Kelas di Sekolah Akhirnya Dibekuk Polisi

Sejumlah siswa SMK swasta di Deliserdang yang merudapaksa adik kelas akhirnya diamankan Polresta Deliserdang

Tayang:
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
Ilustrasi 

PAKAM,TRIBUN-Sat Reskrim Polresta Deliserdang bergerak cepat mengamankan tujuh siswa SMK yang diduga merudapaksa adik kelasnya.

Saat ini, ketujuh terduga pelaku itu masih menjalani pemeriksaan. Menurut Wakasat Reskrim Polresta Deliserdang, AKP Alexander Piliang, selain ketujuh siswa tersebut, ada satu terduga pelaku lainnya yang ikut diamankan.

"Jumlah orang yang kami amankan saat ini ada delapan.

Namun, kami belum bisa memberikan informasi lebih lanjut. Karena mereka semua masih dimintai keterangannya," ungkap Alex, Rabu (1/4/2020).

KAKEK PAEDOFIL, Rudapaksa Bocah SD di Ladang Belakang Rumah, Kini Lansia Itu di Penjara

Disinggung mengenai satu orang pelaku lainnya yang disebut-sebut merupakan satpam sekolah, mantan Kasat Reskrim Polres Pakpak Bharat ini meminta awak media bersabar.

Katanya, informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah semua terduga pelaku selesai menjalani pemeriksaan.

Yang pasti, sambung Alex, kedelapan terduga pelaku itu diamankan kurang dari 10 jam setelah korbannya D (16) membuat laporan di Polresta Deliserdang.

Polisi Dalami Dugaan Rudapaksa Anak Bertahun-tahun, Keluarga Korban Beber Kronologi dan Modus Pelaku

Sementara itu, Kepala Sekolah tempat pelaku dan korban belajar, Manambah Sitinjak mengaku terkejut ada siswanya yang nekat merudapaksa adik kelas.

Untuk itu, jika ketujuh siswa tersebut terbukti melakukan perbuatan cabul, maka sekolah akan memecat ketujuhnya.

"Kalau sudah terbukti, pasti akan kami keluarkan (dari sekolah).

Itu namanya sudah mencoreng citra sekolah," kata Manambah.

Oknum Guru Honorer Binjai Dilapor Rudapaksa Siswi di Sekolah, Pelaku Anak Anak Anggota Polisi

Ia mengatakan, dirinya cukup terkejut mendengar kabar buruk ini.

Sebelumnya, tidak pernah ada kasus memalukan semacam ini di sekolahnya.

"Ya, terkejutlah. Kok tiba-tiba ada berita seperti ini," katanya.

Manambah mengatakan, sebelumnya di sekolah mereka ada dua siswi jurusan otomotif termasuk korban.

Namun, satu siswa lainnya kemudian pindah ke jurusan Teknik Komputer (TKJ).

Usai Nonton Film P0rn0, Pembunuh Sadis Rudapaksa Korbannya Setelah Tewas

"Kami sudah pernah mengarahkannya untuk pindah jurusan.

Cuma yang bersangkutan masih ingin melanjutkan di jurusan yang sekarang ini," katanya.

Walau begitu, ia berharap polisi bisa mengusut kasus ini hingga tuntas.(dra)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved