JUMLAH ODP CORONA di Toba Bertambah Jadi 250 Orang, TKI dari Malaysia dan Siswa dari Jakarta

"Sekarang kurang lebih berjumlah 250 orang tapi itu sudah kita masukkan dalam pendataan kita,"

Tayang:
Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Salomo Tarigan
HO/tri bun medan
Petugas Gugus Tugas percepatan penanganan Copid-19 Kabupaten Toba 

5. Dengan surveilance aktif akan menetapkan status mereka dari waktu ke waktu apakah ODP atau PDP selesai masa pemantuan,atau sudah pindah.

3 HARI LAGI, Ingat Cara Isi SPT Tahunan dan Cara Aktifkan EFIN lewat Aplikasi OnlinePajak

Pantauan di lokasi Posko BPBD Toba juga sudah didirikan tenda steril disinfektan untuk menyemprot pegawai dan tamu yang berkunjung ke kantor ini.

Sementara itu, tmpat wisata pantai Lumban Bulbul akan ditutup.

Seusai konferensi pers, Berlin Marpaung warga desa wisata tepi Danau Toba-Desa Lumban Bulbul ,Kecamatan Balige, Toba menginformasikan bahwa desa yang terkenal dengan pantai pasir putih ini sudah melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri oleh pemerintah desa, Jumat pagi.

BERITA PERSIB HARI INI: Wander Luiz Positif Corona, Pengakuan Pemain Asing Persib Bandung

SURAT EDARAN PEMKO MEDAN Libur ke Sekolah hingga 29 Mei, Pesan Dinas Pendidikan pada Siswa dan Ortu

Selanjutnya memohon dukungan pihak Gugus Tugas Toba bersama aparat keamanan agar ikut bersama pihak desa melakukan penutupan akses jalan menuju tempat wisata di desa Lumban Bulbul.

Ketua Gugus Pontas mengaku menyambut baik berkoordinasi Sat Pol PP Toba dan pihak Kecamatan Balige.

Dana BLT untuk Warga Tak Mampu

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengatakan, pemerintah pusat akan segera menggelontorkan dana kepada masyarakat kurang mampu.

Bantuan ini diharapkan bisa membantu perekonomian masyarakat, di mana saat ini kondisi Indonesia, khususnya Sumatera Utara masuk kategori darurat penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Para pekerja, baik itu yang berada di kantor swasta dan aparatur sipil negara sudah dimintakan untuk bekerja di rumah, guna mengantisipasi penyebaran.

Namun, kepada masyarakat golongan bawah pastinya mereka akan tetap mencari rejeki untuk membiayai segala kebutuhan rumah tangga, baik itu makanan dan lain-lain.

"Pemerintah pusat akan memberikan tambahan bantuan uang tunai kepada masyarakat tidak mampu," kata Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Jumat (27/3/2020).

Akan tetapi, Edy tidak menyebutkan secara detail berapa jumlah dana yang akan diterima oleh setiap keluarga.

Ia mengatakan, kebijakan ini adalah bentuk dan bagian atas tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat.

Mantan Pangkostrad ini berharap dana ini segera digelontorkan kepada masyarakat yang tidak mampu. Sebab, bantuan ini sangat diperlukan oleh mereka, lantaran situasi sudah berdampak ke berbagai sektor, termasuk perekonomian.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved