Ya Tuhan, Belum Usai Wabah Coronavirus COVID-19, Kini Muncul Lagi Virus di China, Namanya Hantavirus
Hantavirus muncul di China di tengah pandemi pembunuh Coronavirus yang menciptakan ketakutan dunia.
Belum selesai virus corona atau Covid-19, muncul wabah Hantavirus di China.
Dilaporkan, Hantavirus menewaskan seorang pria asal Yunnan di China.
Mengutip artikel The Siasat Daily, Hantavirus muncul di Yunnan China di tengah pandemi pembunuh Coronavirus yang menciptakan ketakutan dunia.
Begitu juga halnya laporan Global Times China, seorang pria dari Provinsi Yunnan meninggal tak lama setelah dinyatakan positif Hantavirus.
Setelah kematiannya yang tidak dapat dijelaskan, Hantavirus membuat komunitas global panik dan menjadi tren di media sosial.
• KABAR Terbaru Virus Corona di Indonesia: Muncul 107 Pasien Baru, 686 Kasus Tersebar di 24 Provinsi
Apa itu hantavirus?
Menurut Centre for Disease and Prevention (CDC), tidak seperti coronavirus yang menyebar di udara, Hantavirus disebabkan oleh tikus.
Hewan pengerat
“Infestasi hewan pengerat di dalam dan sekitar rumah tetap menjadi risiko utama paparan Hantavirus"
"Bahkan orang sehat pun berisiko terkena infeksi HPS jika terpapar virus, ”kata Global Times.
Ini tidak ditularkan dari manusia ke manusia, tetapi lebih dari tikus yang membawa virus dengan manusia.
Doketahui, Hantavirus Dunia Baru dapat menyebabkan hantavirus pulmonary syndrome (HPS).
Sementara Hantavirus Dunia Lama dapat menyebabkan demam berdarah dengan sindrom ginjal (HFRS).
Gejala
Hantavirus memiliki masa inkubasi yang kecil dan gejalanya hampir mirip dengan coronavirus yang berkembang lebih dari 1 hingga 8 minggu.
Gejala awal untuk Hantavirus Pulmonary Syndrome termasuk demam, sakit kepala, sakit otot terutama di paha, pinggul, punggung.
Orang yang terinfeksi Hantavirus juga dapat mengalami pusing, kedinginan, mual, muntah, diare.
Orang tersebut mengalami batuk dan sesak napas jika terjadi gejala lanjut yang bisa berakibat fatal pada beberapa kasus.
Gejala dalam kasus Demam Berdarah dengan Sindrom Ginjal berkembang dalam satu hingga dua minggu.
Gejala awal termasuk sakit kepala hebat, sakit punggung dan perut, demam, kedinginan, mual, dan penglihatan kabur.
Dalam kasus gejala lanjut, orang tersebut mengalami tekanan darah rendah, syok akut, kebocoran pembuluh darah, dan gagal ginjal akut.
Menyembuhkan
Tidak ada perawatan khusus, penyembuhan atau vaksin selain perawatan medis dan ICU.
Terapi oksigen akan diberikan untuk membantu mengatasi gangguan pernapasan.
Semakin awal pasien mencapai ICU, semakin baik.
UPDATE:• Warga China Kembali Panik Usai Virus Corona, Kini Muncul Hantavirus, 1 Orang Mati dan 32 Positif
• 5 Fase yang Akan Dialami Orang yang Terinfeksi Hantavirus, Berikut Ciri-ciri dan Gejalanya
• Kronologi Siswi SMA Digilir Pacarnya Sendiri Bersama 4 Temannya saat Diajak Keluar Rumah
• Cerita Dokter yang Menangani Pasien COVID-19, Keluarga Merasa Khawatir Dia Terjangkit
• NAMA-nama 3 Jajaran Direksi Baru PT Asuransi Jiwasraya yang Dipercayakan Menteri BUMN Erick Thohir
• Ini Komposisi Ideal Tabungan dan Investasi untuk Anda yang Bergaji UMR
• Dampak Virus Corona, Pekerja yang PHK Bakal Mendapatkan Santunan Rp 1 Juta Per Kepala untuk 3 Bulan
• Penampakan Wisma Atlet yang Sudah Ditempati 75 Pasien Coronavirus Covid-19 dalam Menjalani Perawatan
(CC/Wartakotalive.com/Kompas.com)
Artikel telah tayang di Wartakotalive.com dengan judul:Belum Selesai Virus Corona, Muncul Hantavirus di China, Seorang Pria Dilaporkan Meninggal Dunia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pasien-virus-corona-di-china.jpg)