Berita Viral

SOSOK Enjang, TNI Gadungan Tipu Pedagang Telur 270 Kg, Modus Bazar Panti Jompo Hingga Ngaku Kapten

Ia memesan telur ayam sebanyak 270 kilogram kepada korban dengan alasan untuk kebutuhan bazar di panti jompo.

Tribun Jabar
BERAKHIR - Tampang TNI gadungan yang diringkus Unit Reskrim Polsek Pamulihan dan Tim Resmob Polres Sumedang, Jumat (24/4/2026) malam. Aksi pelaku berakhir di KBB. 

TRIBUN-MEDAN.com - Inilah sosok Enjang, TNI gadungan tipu pedagang telur 270 Kg.

Ia menggunakan modus bazar panti jompo hingga ngaku kapten.

Pria berusia senja tersebut diringkus Tim Resmob Polres Sumedang dan Unit Reskrim Polsek Pamulihan lantaran telah menipu seorang pedagang telur di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang. 

Baca juga: DERETAN Barang Berharga yang Diambil Rampok di Pengalengan, Sekap Ibu dan Anak, Dipukul Pakai Golok

Pelaku menggunakan modus pembelian dalam jumlah besar dengan dalih kegiatan sosial.

Ia kemudian membawa kabur ratusan kilogram telur tanpa membayar.

Pelaku diketahui bernama Enjang (64), warga Kabupaten Bandung Barat. Ia ditangkap Tim Resmob Polres Sumedang bersama Unit Reskrim Polsek Pamulihan di wilayah Cipatik, Kecamatan Cihampelas, Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 21.15 WIB.

Baca juga: Damkar Medan Kerahkan 10 Armada di PT Agro, Wandro: Sistem Proteksi Mereka Cukup Membantu

Dalam aksinya, pelaku menyamar sebagai perwira TNI berpangkat Kapten dengan nama Abdulrahman.

Ia memesan telur ayam sebanyak 270 kilogram kepada korban dengan alasan untuk kebutuhan bazar di panti jompo.

Untuk meyakinkan korban, pelaku meminta agar pesanan dikirim ke Kantor Kecamatan Pamulihan. Setelah barang tiba di lokasi, pelaku kembali mengatur skenario dengan mengarahkan agar seluruh telur dipindahkan ke dalam mobil miliknya.

BERAKHIR - Tampang TNI gadungan yang diringkus Unit Reskrim Polsek Pamulihan dan Tim Resmob Polres Sumedang, Jumat (24/4/2026) malam.  Aksi pelaku berakhir di KBB.
BERAKHIR - Tampang TNI gadungan yang diringkus Unit Reskrim Polsek Pamulihan dan Tim Resmob Polres Sumedang, Jumat (24/4/2026) malam. Aksi pelaku berakhir di KBB. (Tribun Jabar)

Tak berhenti di situ, pelaku kemudian mengelabui korban dengan dalih proses pembayaran. Ia meminta saksi menemui seseorang yang disebut sebagai istrinya di ATM BRI wilayah Cimanggung.

Namun, setelah ditunggu, sosok yang dimaksud tak kunjung muncul. Saat korban mencoba menghubungi pelaku, nomor teleponnya sudah tidak aktif, dan pelaku pun menghilang membawa seluruh barang.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar 250 kilogram telur dengan nilai mencapai Rp7,29 juta.

Baca juga: Pemko Siantar Rencana Usulkan DAK Bus Feeder untuk Dukung Operasi Terminal Tanjung Pinggir

Kasi Humas Polres Sumedang AKP Awang Munggardijaya mengatakan, saat ditangkap, pelaku masih menyimpan sejumlah barang bukti yang digunakan untuk melancarkan aksinya.

“Pelaku menggunakan seragam TNI lengkap dengan atribut untuk meyakinkan korban,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026) malam.

Polisi turut mengamankan satu unit mobil Honda HR-V, telepon genggam, serta seragam dan atribut militer yang digunakan pelaku.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved