AKHIRNYA 4 Pemerkosa Mahasiswi Kedokteran dalam Bus hingga Tewas 2012 Dihukum Gantung

Empat terpidana pemerkosa mahasiswi kedokteran di dalam bus Desember 2012 lalu akhirnya digantung pada Jumat (20/3/2020).

Editor: Tariden Turnip
ap
Asha Devi (tengah), ibu dari korban pemerkosaan beramai-ramai pada 2012, mengacungkan tanda kemenangan setelah pemerkosa India mengeksekusi empat pria pada Jumat (20/3/2020). Kasus itu memicu protes besar secara nasional dan internasional. 

"Putriku tidak melakukan kesalahan apa pun, dia meninggal saat melindungi dirinya sendiri. Aku bangga padanya."

"Mengungkap namanya akan memberi keberanian kepada wanita lain yang selamat dari serangan ini."

"Mereka akan menemukan kekuatan dari putri saya."

Demo protes pemerkosaan mahasiswi kedokteran di New Delhi
Demo protes pemerkosaan mahasiswi kedokteran di New Delhi (reuters)

Selama protes terhadap pembebasan remaja terpidana pada 16 Desember 2015, ibu korban mengatakan bahwa nama korban adalah Jyoti Singh dan dia tidak malu mengungkapkan namanya.

Polisi telah menemukan dan menangkap beberapa tersangka dalam 24 jam setelah terjadinya kejahatan.

Dari rekaman CCTV terlihat deskripsi bus.

Operator lain mengidentifikasi itu dikontrak oleh sekolah swasta di Delhi Selatan.

Mereka kemudian melacaknya dan menemukan pengemudinya, Ram Singh.

Polisi memperoleh sketsa para penyerang dengan bantuan korban laki-laki, dan menggunakan ponsel yang dicuri dari dua korban untuk menemukan salah satu penyerang.

Enam orang ditangkap sehubungan dengan insiden itu.

Mereka antara lain Ram Singh, sopir bus, dan saudaranya, Mukesh Singh, yang keduanya ditangkap di Rajasthan.

Ram dan Mukesh Singh tinggal di kamp Ravidas, sebuah perkampungan kumuh di Delhi Selatan.

Vinay Sharma, asisten instruktur senam, dan Pawan Gupta, penjual buah, keduanya ditangkap di Delhi.

Seorang remaja berusia tujuh belas tahun dari Badayun, Uttar Pradesh, ditangkap di terminal Anand Vihar di Delhi.

Remaja yang baru bertemu dengan yang lain hari itu, Akshay Thakur, yang datang ke Delhi mencari pekerjaan, ditangkap di Aurangabad.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved