AKHIRNYA 4 Pemerkosa Mahasiswi Kedokteran dalam Bus hingga Tewas 2012 Dihukum Gantung

Empat terpidana pemerkosa mahasiswi kedokteran di dalam bus Desember 2012 lalu akhirnya digantung pada Jumat (20/3/2020).

Editor: Tariden Turnip
ap
Asha Devi (tengah), ibu dari korban pemerkosaan beramai-ramai pada 2012, mengacungkan tanda kemenangan setelah pemerkosa India mengeksekusi empat pria pada Jumat (20/3/2020). Kasus itu memicu protes besar secara nasional dan internasional. 

AKHIRNYA 4 Pemerkosa Mahasiswi Kedokteran dalam Bus hingga Tewas 2012 Dihukum Gantung

Empat terpidana pemerkosa mahasiswi kedokteran di dalam bus Desember 2012 lalu akhirnya digantung pada Jumat (20/3/2020).

Korban pemerkosaan dijuluki "Nirbhaya" (tak kenal takut), bertahan cukup lama untuk mengidentifikasi penyerangnya hingga keenam pelaku ditangkap.

Nirbhaya, mahasiswi kedokteran berusia 23 tahun, diperkosa beramai-ramai oleh enam pria di sebuah bus, 16 Desember 2010.

Nirbhaya diperkosa setelah menonton film 'Life of Pi' di Saket, Delhi Selatan bersama teman prianya.

Nirbhaya diserang dengan tongkat besi dan ususnya ditarik keluar, kata para dokter.

Nirbhayameninggal di sebuah rumah sakit di Singapura 13 hari kemudian.

Pada 19 Desember 2012, Nirbhaya menjalani operasi kelimanya, membuang sebagian besar sisa ususnya.

Dokter melaporkan bahwa dia dalam kondisi 'stabil tetapi kritis'.

Pada 21 Desember, pemerintah menunjuk komite dokter untuk memastikan dia menerima perawatan medis terbaik.

Pada 25 Desember, ia tetap diintubasi dan dalam kondisi kritis.

Dokter menyatakan bahwa dia mengalami demam (39 derajat celcius) dan pendarahan internal karena sepsis, infeksi darah yang parah yang dapat menyebabkan kegagalan organ.

Pada 28 Desember, pukul 11 ​​pagi kondisinya sangat kritis.

Chief executive officer dari Mount Elizabeth Hospital mengatakan bahwa gadis itu menderita kerusakan otak, radang paru-paru, dan infeksi perut, dan bahwa dia 'berjuang untuk hidupnya'.

Kondisinya terus memburuk, dan dia meninggal pada pukul 04:45 pada 29 Desember, waktu Singapura.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved