Virus Corona
BATAM HARI INI terkait Virus Corona, Penerbangan Ditutup (Malaysia-Batam) Bikin Panik Turis
BATAM HARI INI terkait Virus Corona, Penerbangan Ditutup (Malaysia-Batam) Bikin Panik Turis
BATAM HARI INI terkait Virus Corona, Penerbangan Ditutup (Malaysia-Batam) Bikin Panik Turis
TRI BUN-MEDAN.com - BATAM HARI INI terkait Virus Corona, Penerbangan Ditutup (Malaysia-Batam) Bikin Panik Turis.
//
Direktur Badan Usaha Bandar Udara dan Teknologi Informasi dan Komunikasi Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau (Kepri) Suwarso mengatakan, terjadi penutupan penerbangan dari dan menuju Malaysia.
• Pasien Pertama PDP Covid-19, Dokter Meninggal di RS Adam Malik (Terduga Corona Pertama di Sumut)
• Cara Mengatasi Penyebaran VIRUS CORONA, Pentingnya Social Distancing dan Cara Berdiam Diri di Rumah
Penutupan rute penerbangan ini bersifat sementara.
Menurut Suwarso, hal ini dilakukan guna mengantisipasi virus corona yang jumlahnya kian meningkat per harinya.
• Pasien Pertama PDP Covid-19, Dokter Meninggal di RS Adam Malik (Terduga Corona Pertama di Sumut)
"Penghentiannya ini sifatnya hanya sementara, jadi bukan selama-lamanya," kata Suwarso di Bandara Hang Nadim, Selasa (17/3/2020) malam.
Suwarso menjelaskan, penerbangan dari Batam ke Malaysia maupun sebaliknya dihentikan hingga satu bulan ke depan.
Hal ini mulai berlaku sejak Selasa (17/3/2020) hingga pertengahan April 2020 mendatang.
Suwarso mengatakan, surat pemberitahuan ini sudah sejak Senin kemarin dikirimkan ke pihak maskapai Lion Air Group.
• Pasien Pertama PDP Covid-19, Dokter Meninggal di RS Adam Malik (Terduga Corona Pertama di Sumut)
"Jadi mulai Rabu (18/3/2020), penerbangan dari Batam ke Malaysia dan sebaliknya resmi tidak beroperasi lagi," kata Suwarso.
Kepanikan Pelancong di Batam, Langsung Beli Tiket Pulang
Pelancong asal Malaysia dan Singapura mendadak buru-buru membeli tiket pesawat pulang.
Tindakan ini dilakukan karena wabah virus corona yang kini wabahnya mulai bertambah di Indonesia.
Para pelancong pun tak mau 'terkunci' di Kota Batam. Mereka ingin segera pulang ke negara asalnya.
Seperti diketahui, Pemerintah Singapura baru-baru ini mengingatkan warganya agar hati-hati saat berkunjung ke Indonesia.
Pasca Pemerintah Singapura menerapkan kebijakan lintas batas, kondisi Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre masih ramai, Selasa (17/3/2020).
Pantauan pelabuhan, tampak beberapa calon penumpang masih memenuhi area pembelian tiket tujuan Singapura maupun Malaysia.
• 8 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Terkait Covid-19 Dirawat di RSUP Adam Malik, Begini Kondisi Pasien
• Ditangkap dan Suami Positif Narkoba, Vanessa Angel Akui Bingung dan Tak Tahu
Tak hanya itu, beberapa penumpang dari dua negara tetangga itu pun masih terus berdatangan.
Terletak di Jalan Engku Putri Utara, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, pelabuhan ini seolah menjadi saksi bisu kepanikan warga menyusul aturan baru di Singapura dan Malaysia.
Kabarnya, operasional kapal menuju Singapura maupun Malaysia akan dinonaktifkannya akibat kewaspadaan pemerintah setempat terhadap penyebaran virus Corona (Covid-19).
"Kami memilih pulang dari sini (Batam) karena dengar kabar terakhir kepulangan hari ini. Itu pun dapat dari TV, makanya agak panik," ungkap seorang warga Malaysia, Rizwan saat ditemui di area pembelian tiket kapal.
Rizwan mengaku, ia ke Batam karena ada keperluan keluarga.
Tiba di Batam bersama istri, Rizwan mengatakan ia akan kembali ke Batam sekira tanggal 31 Maret 2020 sesuai kabar yang didapatnya.
"Disebut tanggal segitu. Jadi masih tunggu dulu," sambungnya.
Sementara itu, warga Batam bernama Zulham pun mengaku sekarang keberangkatan setiap calon penumpang menuju Negara Singapura maupun Malaysia lebih diperketat.
• Dua Anggota SPSB Tersangka, Kacab Kejari Pancur Batu Ungkap Kasus yang Menjerat Keduanya
Apalagi setelah kabar virus mematikan asal Tiongkok itu meneror kedua negara tetangga itu.
"Ini tadi ibu saya agak susah mau berangkat. Karena punya permit (izin) tinggal di sana (Singapura), jadi boleh asal karantina dulu di rumah," ucapnya terpisah.
Zulham mengaku, saat membelikan tiket untuk ibunya, ia sempat kewalahan.
Karena prosedur pengawasan calon penumpang lebih ketat dengan harus mengisi Health Form Declaration.
"Jadi saat di sana, ibu harus diisolasi dulu di rumah selama 14 hari. Kebetulan ibu ART di sana. Jadi ada yang menjamin," sambungnya.
Batasi kunjungan
Pemerintah Singapura mulai membatasi kunjungan warga negara asing masuk ke negaranya dengan memberlakuan aturan karantina mandiri selama 14 hari mulai Senin (16/3/2020).
Aturan itu makin membuat jumlah penumpang di Pelabuhan Fery Internasional Sekupang, Batam semakin menurun karena kurangnya minat warga Batam ke negara Jiran.
Bukan tanpa alasan, pemberlakuan aturan itu pastilah berimbas pada jumlah calon penumpang yang akan berangkat ke Singapura.
Bahkan diperkirakan penurunan jumlah penumpang hari ini merupakan angka terendah dalam jumlah keberangkatan selama ini.
Pantauan TRIBUNBATAM.id, Selasa (17/3/2020) pagi, suasana pelabuhan Internasional Sekupang, Batam itu terlihat sepi.
Hanya ada beberapa aktivitas pengunjung yang datang.
Kepala Security Pelabuhan Internasional Sekupang, Batam, Andi mengakui menurunnya jumlah kunjungan ke Singapura.
"Ya beginilah, sepi. Ditambah lagi aturan lockdown, warga tidak bisa ke Singapura," ujarnya.
Bahkan jumlah keberangkatan kapal ferri juga dikurangi, hanya ada 5 keberangkatan, begitu juga kedatangan.
Jika biasanya jadwal pelayaran sampai pukul 19:10 WIB kini hanya sampai pukul 15:15 WIB.
Dampak ini bahkan mulai berimbas pada sektor ekonomi di kawasan pelabuhan.
Sejumlah tenant dagangan yang ada di pelabuhan itu juga tampak kosong.
"Iya seperti ini lah, sepi tak ada pengunjung. Bisa dihitung jari jumlah pengunjung yang datang," ujar seorang padagang paket prabayar tepatnya di pintu kedatangan penumpang.
Sebelumnya, Humas Pengelola Pelabuhan Ferry Internasional Sekupang, Batam Arif mengatakan, dampak Corona Virus (Covid-19) belakangan ini memang telah membuat kunjungan kian berkurang setiap harinya. Bahkan hingga angka terendah.
(*)
• Pasien Pertama PDP Covid-19, Dokter Meninggal di RS Adam Malik (Terduga Corona Pertama di Sumut)
• Tetap Akur meski Sudah Bercerai, Lihat Potret Dekatnya Tamara Bleszynski dan Mike Bersama Buah Hati
Artikel ini sudah tayang di Tri bun Batam dengan judul : Panik Takut 'Terkunci' di Batam, Warga Singapura dan Malaysia Langsung Beli Tiket Pulang dan Kompas.com
BATAM HARI INI terkait Virus Corona, Penerbangan Ditutup (Malaysia-Batam) Bikin Panik Turis
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/245-wni-dari-wuhan-china-tiba-di-indonesia-batam-langsung-diperiksa-sebelum-diterbangkan-ke-natuna.jpg)