Virus Corona

SERUAN Pengurus Masjid Sri Petaling KL setelah Ratusan Jemaah Tablig Akbar Jhor Qudama Kena Corona

PENGURUS Masjid Seri Petaling, Kuala Lumpur angkat bicara setelah ratusan peserta tablig akbar Jord Qudama dan Ulama 2020 di masjid ini kena corona.

Editor: Tariden Turnip
nstp
SERUAN Pengurus Masjid Sri Petaling KL setelah Ratusan Jemaah Tablig Akbar Jhor Qudama Kena Corona. Masjid Sri Petaling, Kuala Lumpur, lokasi tablig akbar Jhor Qudama dan Ulama 2020 

Sementara itu, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik kini sedang merawat pasien dalam pengawasan.

Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara Alwi Mujahit Hasibuan mengatakan, sebelumnya jumlah ODP ada 18 orang.

Kemudian ditambah dengan 80-an orang yang sebelumnya mengikuti tabligh akbar di Malaysia.

"Yang ODP masih diawasi, dipantau. Lebih lah dari 18. Itu kan di luar yang jemaah itu. Jemaah itu kan yang kemarin ke Malaysia kan ada 100-an, yang ODP ada 80-an lah," katanya, Senin (16/3/2020).

Dikatakannya, jumlah warga Sumatera Utara yang mengikuti tabligh akbar di Malaysia tidak sampai 300 orang, melainkan 105 orang.

Pihaknya sudah menelusuri dan mengetahui posisi mereka.

Terhadap mereka, pihaknya melakukan pemantauan dari rumah ke rumah maupun ke tempat komunitasnya, misalnya, di sebuah masjid di Marelan.

"Kita lakukan pemantauan terus menerus. Rata-rata mereka masuk Indonesia pada 3 Maret.

Jadi besok, tepat hari ke-14, mudah-mudahan tidak ada apa-apa," katanya.

Dijelaskannya, sampai saat ini kondisi 105 jemaah masih sehat semua.

Namun jika besok atau setelah 14 hari mereka kedapatan menunjukkan adanya gejala sakit, maka mereka akan dirawat di rumah sakit.

"Sampai saat ini masih sehat semua. Mudah-mudahan tak ada yang sakit. Kalau kedapatan sakit ya masuk jadi pasien dalam pengawasan (PDP) lah," katanya.

Sementara itu, Kassubag Humas Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak mengatakan, jumlah pasien terkait Covid-19 yang dirawat di RSUP HAM saat ini berjumlah 3 orang.

"Statusnya pasien dalam pengawasan (PDP). Pasien PDP belum tentu positif Covid-19, masih menunggu hasil lab dulu," katanya.

Dijelaskannya, 3 orang PDP tersebut terdiri dari 2 orang laki-laki dan 1 perempuan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved