HEBOH Wakil Gubernur Mengamuk Pada Gubernur di Acara Pelantikan Penjabat Eselon II

Al Yasin pun menduga, pemindahan itu disebabkan karena usulannya terkait salah satu kandidatnya, tidak direstui.

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/ama
Gubernur Maluku Utara terpilih Abdul Gani Kasuba (kiri) dan Wakil Gubernur Al Yasin Ali bersiap mengikuti pelantikan yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Jumat (10/5/2019). Presiden melantik Abdul Gani Kasuba dan Al Yasin Ali menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara masa jabatan 2019-2024. 

HEBOH Wakil Gubernur Mengamuk Pada Gubernur di Acara Pelantikan Penjabat Eselon II

TRIBUN-MEDAN.com - Wakil Gubernur Maluku Utara Al Yasin tiba-tiba mengamuk saat acara pelantikan sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Kericuhan terjadi ketika Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba memberikan sambutan di hadapan 11 pejabat yang dilantik di Kota Ternate, Senin (16/3/2020).

Tiba-tiba, Al Yasin masuk ke ruangan pelantikan sembari mengamuk. Ia beberapa kali menunjuk Gubernur Abdul Gani yang sedang memimpin acara pelantikan.

Sontak, suasana yang tadinya tenang, tiba-tiba menjadi ramai dan membuat semua orang yang ada di acara pelantikan itu tertuju kepada kedua pejabat tersebut.

Bukan tanpa alasan Al Yasin mengamuk kepada gubernur, lalu apa penyebab membuat Al Yasin mengamuk di acara pelantikan itu?

Saat ditemui dikediamannya, Wagub Al Yasin menceritakan alasan dirinya marah pada saat gubernur melantik 11 pejabat eselon II itu.

Ia mengatakan, kesal karena awalnya pelantikan dilakukan di Kantor Gubernur, Sofifi. Tiba-tiba, pelantikan dipindahkan ke Kota Ternate.

Bukan hanya itu saja, ternyata gubernur tak mengabulkan usul kandidat yang diajukannya untuk salah satu posisi dari 12 pejabat eselon II yang akan dilantik.

Al Yasin pun menduga, pemindahan itu disebabkan karena usulannya terkait salah satu kandidatnya, tidak direstui.

"Saya punya hanya satu nama yang saya usul saja, di Dinas Bencana Alam tapi itu tidak diakomodasi," ujar Al Yasin.

Diakui Al Yasin, usulan kandidatnya itu telah ada kesepakatan antara dirinya dengan gubernur untuk mengakomodasi permintaan itu.

Namun pada saat pelantikan, Gubernur Abdul Gani hanya melantik 11 pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Malut yang akhinrya membuat Wagub mengamuk.

“Minimal Gubernur Malut memberikan kordinator sebab kita kan satu paket,” katanya.

Wakil gubernur Provinsi Maluku Utara, Al Yasin Ali mengamuk saat acara pelantikan pejabat eselon II di Kota Ternate, Senin (16/3/2020)
Wakil gubernur Provinsi Maluku Utara, Al Yasin Ali mengamuk saat acara pelantikan pejabat eselon II di Kota Ternate, Senin (16/3/2020) (KOMPAS.COM/YAMIN ABDUL HASAN)

Kronologi Lengkap

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved