News Video
5 WNI Asal Wuhan Bercerita Hidup di Kota Lockdown, Kisah Mereka Bisa Negatif Virus Corona
Sebanyak 5 dari 238 WNI asal Wuhan yang dievakuasi dari China membagikan kisahnya kepada masyakarat Indonesia
Penulis: Hendrik Naipospos | Editor: Hendrik Naipospos
Ia memperjelas bahwa tiga orang yang sedang diisolasi di RSUP Adam Malik masih berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
"Adapun 3 orang berdasarkan laporan dari rumah sakit umum Adam Malik dalam posisi PDP, PDP adalah pasien dalam pengawasan belum tentu positif, kita tunggu besok hasilnya," tambah Akhyar Nasution
Terkait persoalan meliburkan ASN maupun sekolah, kata Akhyar, Pemko belum memperlakukan libur, sebab melihat kondisi Medan yang masih negatif covid 19.
Meski demikian ia mengatakan akan segera mengambil kebijakan terbaik, apabila esok hari pasien di Adam Malik positif Covid 19.
"Itu kan masih belum kita putuskan terkait liburan, karena kita masih melihat keputusan perkembangan penyebaran wabah tersebut di kota Medan. Nanti kita lihat perkembangannya kalau memang eskalasinya meningkat, itu (libur) akan kita lakukan tapi saat ini skala kita kan belum meningkat sehingga belum kita lakukan, jadi sekolah maupun ASN masih bekerja seperti biasa," katanya.
Terkait persoalan langkanya masker dan hand sanitazer, Pemko akan membentuk tim gugus tugas yang terletak di Dinas Kesehatan Kota Medan.
Tim ini pula nantinya yang mengupayakan agar kebutuhan barang serta persoalan lainnya terkait Covid 19 dapat dipenuhi.
"Tim Gugus akan dibentuk instrukturnya pak sekda, sekertariatnya di dinkes. Himbauan kita juga bagi setiap pelaku usaha wajib menyediakan hand sanitazer ataupun pencuci tangan. Nantinya Pemko akan membuat surat edaran kepada seluruh stakeholder agar mempersiapkan sarana dan prasarana yang ada," katanya.
Ia mengatakan terkait acara hiburan yang melibatkan banyak orang, Pemko belum mengeluarkan kebijakan untuk memberhentikan.
"Himbauan kita juga agar mengurangi kegiatan kegiatan hiburan tersebut. Namun belum sampai tahap ke menghentikan. Petugas gugus nantinya juga menjadi bagian dari sosialisasi kepada masyarakat. Dan kami juga aparat-aparat Pemko Medan baik Camat, Lurah, kepling sudah kami berikan SOP standar untuk disampaikan kepada masyarakat seluruh Puskesmas dan klinik, Rumah Sakit kota Medan sudah melakukan sosialisasi kepada seluruh warga Kota Medan," pungkasnya.
(hen/tri bun-medan.com)