Baku Tembak di Kampung Opitawak Tembagapura, 4 Anggota KKB Tewas, Tiga Senjata Disita TNI/Polri

TNI/Polri berhasil melumpuhkan empat anggota KKB dan tiga pucuk senpi disita dalam baku tembak di Kampung Opitawak, Tembagapura, Mimika, Papua.

Editor: Tariden Turnip
infokomando
Baku Tembak di Kampung Opitawak Tembagapura, 4 Anggota KKB Tewas, Tiga Senjata Disita TNI/Polri. Pasukan TNI mengevakuasi mayat anggota KKB yang ditembak dalam baku tembak di Kampung Jupara, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Minggu (26/1/2020) 

Mereka ingin beraktivitas seperti biasanya. Para pengungsi, kata Paulus, berharap aparat keamanan segera mengusir para KKB yang berada di wilayah Tembagapura.

"Mereka berharap harus menghindar dari kelompok-kelompok ini karena kalau tidak ada kelompok ini mereka senang melakukan aktivitasnya," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, warga di Tembagapura minta dievakuasi karena kelompok kriminal bersenjata (KKB) dari berbagai wilayah di pegunungan Papua sudah berada di sekitar kampung mereka.

Anggota KKB menebar teror dengan menembaki pos penjagaan TNI - Polri.

Aksi itu membuat warga merasa terancam.

Hingga kini, sebanyak 1.700 warga Tembagapura sudah mengungsi ke Timika.

Letkol Dax Sianturi Bongkar Aib di Tubuh KKB Papua

Sebelumnya Wakil Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih, Letkol Inf Dax Sianturi memberikan analisis turunnya Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dari pegunungan ke Tembagapura.

Menurut Dax Sianturi ada dua KKB, yakni Legakak Telanggen yang biasa beroperasi di wilayah Yambi, Kabupaten Puncak, dan KKB Militer Murib kelompok Intan Jaya yang turun ke Tembagapura.

Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi
Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi (KOMPAS.com/JHON ROY PURBA))

Dax Sianturi menduga kehadiran Legakak Telanggen dan Militer Murib, masuk ke Tembagapura yang merupakan wilayah Johny Botak (KKB Kali Kopi) punya agenda terselubung.

Yakni merampas harta warga Tembagapura dan menyingkirkan Pentolan KKB paling senior Goliat Tabuni.

Berikut analisa Letkol Inf Dax Sianturi yang diunggah di akun Surga Kecil yang Jatuh ke Bumi: 

Sejak bukan Desember 2019 telah terjadi peningkatan aksi teror yang dilakukan oleh kelompok-kelompok separatis bersenjata di wilayah Papua.

Aksi teror yang dilakukan kelompok-kelompok tersebut tercatat terjadi di wilayah Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Nduga, Kabupaten Mimika, Kabupaten Puncak, Kabupaten Keerom dan Kabupaten Pegunungan Bintang.

Bahkan dalam klaim terakhir yang dikeluarkan Jubir TPNPB OPM menyatakan bahwa 33 kelompok TPNPB OPM sudah siap menyerang lokasi PT Freeport di Tembagapura, Kabupaten Mimika.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved