Baku Tembak di Kampung Opitawak Tembagapura, 4 Anggota KKB Tewas, Tiga Senjata Disita TNI/Polri
TNI/Polri berhasil melumpuhkan empat anggota KKB dan tiga pucuk senpi disita dalam baku tembak di Kampung Opitawak, Tembagapura, Mimika, Papua.
Ia memastikan, upaya penegakan hukum terhadap KKB yang terus melakukan teror kepada warga dan aparat, akan terus dilakukan.
Aparat keamanan kini sudah menguasai kawasan Tembagapura.
Tetapi, masyarakat yang sebelumnya memilih mengungsi, belum berani kembali ke rumahnya.
"Kami akan terus lakukan penegakan hukum kepada mereka.
Kondisi di Tembagapura sudah relatif aman terkendali, tapi masyarakat belum kembali," kata Waterpauw.
Sebelumnya mantan Kapolda Sumut ini mengatakan, ada 5-6 kelompok kriminal bersenjata yang masih berada di Tembagapura,Mimika, Papua.
"Mereka ( KKB) sebenarnya tidak banyak, tetapi mereka ada sekitar 5-6 kelompok yang selama ini bertengger di Puncak, Intan Jaya, kemudian Nduga. Itu mereka semua bergabung termasuk juga yang di Timika," kata Waterpauw.
Waterpauw mengatakan, KKB yang kini berada di Tembagapura, yaitu di antaranya KKB pimpinan Lelagak Telenggen, Egianus Kogoya, Jhony Botak, dan Gusbi Waker.
Saat ini ada sekitar 3.000 personel gabungan TNI-Polri yang berjaga di Mimika.
Polda Papua juga sudah mengajukan penambahan personel ke Mabes Polri.
"Kami sudah ajukan penambahan pasukan, tapi masih lihat perkembangan situasi.
Dengan kekuatan kita yang sekarang, kita bisa kuasai situasi di sana saya pikir masih cukup," kata Waterpauw.
Waterpauw menyebut, jumlah pengungsi di Kota Timika mencapai 1.700 jiwa.
"Kurang lebih sudah 1.700 warga mengungsi dan sudah didata Pemda dan kami membantu," ujarnya.
Para pengungsi yang berada di Timika itu ingin segera kembali ke rumah mereka di Tembagapura.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/mayat-kkb-dievakuasi.jpg)