Ahok Jadi Kandidat CEO Ibu Kota Baru, Ali Ngabalin: Orang Baru Dengar Namanya Badan Udah Lemas Demam

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin menjelaskan jika Ahok memiliki beberapa kriteria yang menjadikannya layak sebagai c

Tribun Medan
Ahok di Kongres V PDI Perjuangan, Kamis (8/8/2019) 

TRI BUN-MEDAN.com, Nama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masuk dalam kandidat calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru.

Dari empat kandidat yang sudah disebutkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), nama Ahok banyak mendapat sorotan publik.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin menjelaskan jika Ahok memiliki beberapa kriteria yang menjadikannya layak sebagai calon pemimpin Ibu Kota baru.

Menurutnya, masyarakat selalu berpadangan negatif setiap kali nama Ahok disebut dalam pemerintahan.

"Calon CEO Ibu Kota baru adakah yang ganjil di situ? Adakah yang bermasalah di situ? Adakah yang bertentangan dengan culture budaya Indonesia?"

"Ketika orang berbicara nama Ahok, kenapa kita rasa gatal badan lemas-lemas demam. Menyebutkan nama Ahok di antara 4 nama yang disebutkan Presiden, paling tidak dia punya lima kriteria penting," ujarnya dilansir melalui YouTube Kompas TV, Selasa (10/2/2020).

Seorang Nelayan Nyaris Jadi Santapan Buaya Saat Menjala Udang di Sungai

Ia mengungkap, Ahok mempunyai sifat kepemimpinan dan cepat dalam mengambil keputusan.

Jika nanti Ahok akan terpilih sebagai pemimpin Ibu Kota baru, Ali Ngabalin akan mengucapkan selamat kepada mantan Gubernur DKI Jakarta.

"Pertama anak muda, cepat dalam mengambil keputusan, memiliki manajerial yang oke, punya yang bagus. Dia punya kemampuan leadership, ada budaya yang bisa dipakai untuk memimpin ibu kota yang baru."

"Kalau-kalau nanti ditunjuk oleh Presiden, saya sekali lagi mengucapkan ahlan wa sahlan thala’al badru ‘alaika," imbuhnya.

Paula Verhoeven Nangis saat Lihat Model Rambut Kiano, Tak Terima Rambut Putranya Seperti Nanas

Bawa Bayinya yang Belum 40 Hari ke Luar Rumah, Shandy Aulia Menuai Cibiran dari Banyak Orang

Ketika ditanya apakah Ahok anak emas Jokowi, Ali Ngabalin membantah pertanyaan tersebut.

"Kalau orang nyinnyir ya istilah apa saja bisa dipakai. Tidak ada yang namanya anak emas, anak perak, berlian, yang ada itu adalah anak putera terbaik indonesia yang memiliki kemampuan," ungkapnya.

Sebelumnya, Sandiaga Uno mempertanyakan jabatan yang diemban Ahok sekarang sebagai Komisaris Utama Pertamina dan kini dicalonkan sebagai Kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru

Menurutnya,Ahok baru saja menduduki posisi tersebut dan memiliki tugas yang berat.

"Bukannya Pak Ahok baru jadi Komut Pertamina? Tugasnya berat Pak Ahok. Kita cek dulu nih gimana hasil rekam jejaknya dia berbulan-bulan ini, di Pertamina seperti apa," ujarnya dikutip dari Kompas.com.

Sandiaga Uno, Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia 2015-2018
Sandiaga Uno, Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia 2015-2018 (Theresia Felisiani/Tribunnews.com)

Ia menambahkan, tugas Ahok di Pertamina cukup berat karena dituntut untuk memperbaiki kinerja sektor migas nasional.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved