TNI BERDUKA, Sertu La Ongge Gugur Diberondong KKB saat Akan Sholat Subuh di Markas Koramil

TNI berduka, satu personelnya Sertu La Ongge gugur akibat serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Koramil Jila, Kabupaten Mimika, Papua, Senin

Editor: Tariden Turnip
Istimewa
TNI BERDUKA, Sertu La Ongge Gugur Diberondong KKB saat Akan Sholat Subuh di Markas Koramil. Sertu La Ongge 

e. Pada pukul 05. 49 WIT Letda Inf Asis menghubungi Pasi Ops Yonif 754/ENK a.n Lettu Inf Andra untuk melaporkan perihal Kontak Tembak antara pos Jila dengan pok KKSB ,kemudian pasi Ops memerintahkan agar stanbay dan tetap waspada, sambil menunggu tim evakuasi dan perbantuan dari Timika

F. Pada pukul 05.55 WIT Lettu Inf Andra melaporkan perihal tersebut kepada Danyonif 754/ENK.

Catatan.

A. Saat ini Sertu La ongge anggota Pos Ramil Jila sudah mendapat penanganan pertama oleh Takes Pos Yonif 754/ENK, Sambil menunggu Tim Evakuasi dari Timika

B. Personel Pos Yonif 754/ENK melaksanakan siaga dan stanbay di pos mengantisipasi serangan susulan,

C. Masyarakat Distrik Jila saat ini merapat ke Pos 754/ENK dan berlindung di Pos 754/ENK".

Dandim 1710/ Mimika Letkol Pio L Nainggolan menjelaskan, La Ongge gugur setelah peluru yang ditembakkan memantul dan mengenai telinga La Ongge.

Ketika itu sekitar pukul 05.00 WITA, almarhum usai mengambil air wudhu untuk melaksanakan Sholat subuh.

"Yang terjadi itu penembakan, bukan penyerangan. Korban terkena rekoset amunisi di telinga bagian kiri," kata Pio saat dihubungi, Senin.

Rekan La Ongge mengevakuasi korban ke pos rahwan milik Yonif 754/ ENK yang tak jauh dari pos koramil, Pukul 10.50 WIT, korban kemudian dievakuasi ke RSUD Mimika.

Namun, lima menit kemudian oleh dokter, korban dinyatakan meninggal dunia.

Saat ini jenazah disemayamkan di rumah duka di asrama Kodim.

Rencananya, Selasa (10/3/2020) akan dilakukan upacara pelepasan jenazah secara militer, sebelum diberangkatkan ke kampung halamannya di Bau-Bau, Sulawesi Tenggara, untuk dimakamkan secara militer.

Warga Tembagapura Mengungsi Capai 1.500 Lebih

Arus pengungsian warga yang sebelumnya tinggal di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, terus bertambah.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved