Polisi Tewas di Ruang Kerja

Sosok Ipda Supriadi di Mata Rekan Kerja, Fakta Polisi Meninggal di Ruang Kerja Polsek Percutseituan

Ipda Supriadi yang dikenal suka becanda memiliki postur tubuh tinggi besar, menjadi sosok yang dikenang rekan-rekannya.

Editor: Salomo Tarigan
HO/tri bun medan
Rekan kerja Ipda Supriadi saat proses pemakaman, Selasa (3/3/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN-Kehilangan rekan kerja sekaligus sosok guru, merupakan duka mendalam yang dirasakan Ipda Toto, Panit II, Unit Reskrim Polsek Percutseituan.

Pasalnya, Ipda Toto orang yang pertama kali menemukan almarhum Ipda Supriadi yang meninggal dunia di ruang kerjanya saat hendak mengambil sesuatu.

Rasa sedih, bahkan tak mampu mengungkapkan duka mendalam yang dirasakan Ipda Toto saat dikonfirmasi Tribun Medan pada Rabu (4/3/2020) dinihari.

Masker tak Efektif, 11 Cara Cegah Virus Corona, Dokter Bilang Covid-19 Menyebar Bukan lewat Udara

Dari informasi yang dihimpun, meninggalnya Ipda Supriadi diketahui Ipda Toto masuk ke ruangan kerja Supriadi untuk mengambil masker.

Namun, belum mengambil masker terlihat kondisi Supriadi sudah terbujur kaku.

Saat diperiksa kondisi Ipda Supriadi sudah dalam keadaan meninggal dunia.

KABAR TERBARU VIRUS CORONA di Cianjur: Fakta-fakta Pasien Suspect Corona, Ternyata Negatif Covid-19

Personel kepolisian maupun PNS yang bertugas di Polsek Percutseituan pun serontak histeris.

Ipda Supriadi yang dikenal suka becanda yang memiliki postur tubuh tinggi besar, menjadi sosok yang dikenang rekan-rekannya.

Masker tak Efektif, 11 Cara Cegah Virus Corona, Dokter Bilang Covid-19 Menyebar Bukan lewat Udara

Ipda Supriadi juga tidak pernah mengeluh sakit apa yang dialaminya.

Kabar meninggalnya sosok Ipda Supriadi yang dikenal bersahaja ini dibenarkan Kapolsek Percut Seituan, Kompol Aris Wibowo.

"Saat diperiksa tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Almarhum meninggal dunia diduga karena sakit. Kini, jasadnya sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumut untuk dilakukan otopsi," ungkap Kapolsek.

Kompol Aris Wibowo mengatakan, selama hidupnya dan bertugas di Polsek Percut Seituan almarhum Supriadi dikenal baik dan memiliki loyalitas tinggal terhadap institusi.

"Saya doakan semoga almarhum ditempatkan disisi Allah SWT. Serta kepada para keluarga yang ditinggalkan untuk tetap bersabar," katanya.

Ipda Toto yang dihubungi mengatakan bahwa almarhum merupakan sosok guru bagi dirinya.

"Orangnya sangat baik, almahrum guru bagi saya di dalam melaksanakan tugas," jelasnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved