Daftar Kader Partai yang Duduki Kursi Komisaris Bank BUMN

Berdasarkan aturan tersebut, secara implisit anggota atau kader partai memang dibolehkan menjabat komisaris BUMN.

Kolase Tribun Medan
Sederet Kader Partai di Kursi Komisaris Bank BUMN 

Pataniari adalah anggota Fraksi PDI Perjuangan yang sempat menjadi anggota DPR RI di periode 2004-2009 dan 1999-2004.

Di pemilihan anggota parlemen 2014, dirinya kembali mencalonkan diri meski kemudian tak lolos ke senayan.

Lahir tahun 1946. Memperoleh gelar Sarjana dari Jurusan Teknik Sipil Universitas Trisakti (1978) dan Sarjana dari Jurusan Teknik Sipil Transportasi Universitas Krisnadwipayana (2006), Magister Ilmu Hukum dari Universitas Trisakti (2007), dan Doktor Ilmu Hukum dari Hukum, Universitas Trisakti (2011).

Diangkat dalam RUPS tanggal 17 Maret 2015 sebagai Komisaris BNI berdasarkan akta RUPS nomor 34 tanggal 17 Maret 2015 dan mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 25 Juni 2015.

3. Dwi Ria Latifa

Hasil gambar untuk <a href='https://tribunmedan.cfd/tag/dwi-ria-latifa' title='Dwi Ria Latifa'>Dwi Ria Latifa</a> Kompas

Dwi Ria Latifa lebih populer sebagai anggota dewan periode 2014-2019 dari PDIP. Baru-baru ini, Dwi Ria ditunjuk sebagai Komisaris Bank BRI dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2020.

Selain aktif di partai berlogo banteng moncong putih, Dwi Ria juga dikenal sebagai advokat yang memiliki kantor pengacara sendiri yakni Ria Latifa dan Patner.

4. Zulnahar Usman

Hasil gambar untuk <a href='https://tribunmedan.cfd/tag/zulnahar-usman' title='Zulnahar Usman'>Zulnahar Usman</a> Kompas

Bendara Umum Partai Hanura Zulnahar Usman didapuk mengisi posisi Komisaris Independen di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI.

Penunjukan Zulnahar ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa (18/2/2020) lalu.

Selain sebagai Bendum Hanura, Zulhanar juga tercatat masuk dalam lingkaran pemerintah dengan masuk sebagai anggota Komite Ekonomi dan Industri (KEIN) 2016-2020.

KEIN sendiri dibentuk untuk memberikan masukan pada presiden dalam pembangunan ekonomi. Zulhanar juga merupakan salah satu orang terdekat dari Ketum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO).

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengungkapkan, selama bukan pengurus partai, pengangkatan kader partai menjadi komisaris BUMN tidak melanggar aturan.

Kalaupun ada kader partai yang tercatat sebagai pengurus, yang bersangkutan harus mengudurkan diri dari kepengurusan parpol.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved