Cerita Pengantin di Natuna, Gara-gara dekat Lokasi Karantina Resepsi Diundur, Ijab kabul Seadanya

Cerita Pengantin di Natuna, Gara-gara dekat Lokasi Karantina Resepsi Diundur, Ijab kabul Seadanya

Editor: Salomo Tarigan
KOMPAS.COM/HADI MAULANA
Cerita Pengantin di Natuna, Gara-gara dekat Lokasi Karantina Resepsi Diundur, Ijab kabul Seadanya 

T R I B U N-MEDAN.com - Cerita Pengantin di Natuna, Gara-gara dekat Lokasi Karantina Resepsi Diundur, Ijab kabul Seadanya.

//

RAUT lega menghiasi wajah Solihin (21), warga Desa Kota Tua Penagih, Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

Ingat Pria Viral yang Diantar Istri Pertama Menikah Lagi? Akhirnya Terkuak Identitas dan Profesinya

Tobiin Sukses Kuliahkan 2 Anak hingga Perguruan Tinggi, Sembunyikan Apa Pekerjaannya hingga 15 Tahun

Kapolri Jenderal Idham Azis Sertijab Sejumlah Kapolda, Berikut Posisi Baru, Daftar Nama Kapolda Baru

Ia akhirnya bisa menikahi wanita idamannya, Parmita (20), pada Senin (3/2/2020) lalu setelah sebelumnya nyaris gagal nikah gara-gara lokasi rumahnya yang juga lokasi ijab kabul dan resepsi hanya berjarak 1,2 km dengan fasilitas karantina virus corona 238 WNI dari Wuhan, China. 

Saat ditemui Kompas.com, Jumat (7/2/2020), dengan mimik sedih, Solihin menceritakan kejadian tidak mengenakkan yang menimpanya tersebut. 

BERITA PERSIB Hari Ini Persib Bandung vs Barito Putera, Reaksi Djadjang Nurdjaman dan 4 Pemain Asing

Menurut dia, jauh sebelum hari H, dia dan keluarga sudah mempersiapkan pesta pernikahan yang seharusnya dilakukan pada Kamis (6/2/2020).

Bahkan pihak keluarga pengantin perempuan juga telah berada di desanya. 

Tidak disangka, momen bersejarah nan indah dalam hidupnya itu harus gagal total gara-gara ada karantina WNI di lokasi dekat desanya. 

Ijab kabulnya dipercepat, sedangkan resepsinya dibatalkan. Semua demi keselamatan bersama, lantaran warga di sekitar desanya takut terpapar virus corona dari 238 WNI yang datang dari Wuhan, China, dan dikarantina dekat desanya. 

"Kalau dibilang tidak kecewa, pasti kecewa. Dan kalau dibilang tidak sedih, tentunya pasti sedih, tapi ya mau gimana lagi, semua sudah terjadi," kata Solihin.

Ijab kabul dipercepat, resepsi diundur

Ditemani orangtua dan mertua laki-lakinya, Solihin hanya bisa pasrah karena bagaimanapun saat ini undangan sudah disebar, panggung juga sudah dibuat, tetapi karena lokasi karantina terbilang dekat dengan lokasi tempat tinggal dirinya, mau tidak mau acara resepsi diundur.

Solihin pun akhirnya memajukan prosesi ijab kabulnya menjadi hari Senin (3/2/2020), sedangkan prosesi pernikahannya sampai saat ini belum tahu kapan bisa dilakukan.

Solihin pun mengaku orangtuanya sudah melakukan perundingan dengan perangkat RT RW yang ada di Desa Kota Tua Penagih, dan hasilnya memang harus diundur.

Sebab, perangkat RT RW takut jika prosesi pernikahannya dipaksa untuk dilaksanakan malah tidak ada orang yang datang karena takut melintasi lokasi karantina yang merupakan jalan satu-satunya menuju ke Kota Tua Penagih ini.

TERNYATA SUAMI Karen Pooroe di Apartemen saat Anaknya Jatuh, Penjelasan Pengacara Gak Disangka

"Undangan banyak orang dari luar Kota Tua Penagih, makanya perangkat RT RW akhirnya memutuskan untuk ditunda biar tidak ada kekecewaan yang lebih mendalam lagi karena tidak ada warga yang datang di acara resepsi pernikahan saya," paparnya.

TERNYATA SUAMI Karen Pooroe di Apartemen saat Anaknya Jatuh, Penjelasan Pengacara Gak Disangka

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved