Rayakan Cap Go Meh, Akhyar Ajak Etnis Tionghoa Bangun Medan

Akhyar mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga keharmonisan dalam momen Cap Go Meh

DOK. Humas Pemkot Medan
Plt Wali Kota Medan saat menghadiri Temu Ramah Imlek Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) 2020 di Buddhayana Center Jalan Bambu II Komplek Graha Niaga Blok A No 2, Minggu (9/2/2020). 

Menurutnya, kebersamaan adalah kunci yang harus dipegang teguh untuk membangun kota multikultural ini ke arah yang lebih baik.

“Saya mengucapkan selamat merayakan Cap Go Meh. Semoga saudara-saudari sekalian memperoleh kebahagian dan kejayaan," ucap Akhyar.

Sementara itu, Ketua Majelis Buddhayana Indonesia Kota Medan Sutopo mengatakan Tahun Baru Imlek merupakan perayaan terpenting orang Tionghoa.

Perayaan tahun baru imlek dimulai di hari pertama bulan pertama di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh di tanggal kelima belas (pada saat bulan purnama).

Malam tahun baru imlek dikenal sebagai Chúxī yang berarti “malam pergantian tahun”.

"Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) mempunyai suatu tujuan yaitu mengenalkan dan berbagi ajaran Buddha,” ungkapnya.

Ajaran tersebut, lanjutnya, adalah tentang esensi secara kontekstual dengan menggunakan transformasi diri dan sosial yang berpegangan teguh pada nilai pluralisme, universalisme, nonsectarian dan inklusivisme serta keyakinan pada Tuhan Yang Maha Esa atau Sanghyang Adi Buddha.

Adapun, turut hadir pada acara ini Konsulat Jenderal Kehormatan Belanda sekaligus Ketua Sekver Yabudhi Sumut Ony Hindra Kusuma, dan Pembinas Buddha Sumut Budi Sulistyo.

Hadir pula Ketua Majelis Buddhayana Indonesia PD Sumut Eddy Suyoni Setiawan, Ketua Apindo Sumut Parlindungan Purba, Kabag Agama Setda Kota Medan Adlan, dan Camat Medan Barat Rudi Faizal Lubis.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved