Berharap Motif Begal, Suami di Lampung Sandiwara Menangisi Kematian Istrinya, Padahal Dia Pelakunya

Anis Suningsih (34) ditemukan bersimbah darah seolah-olah menjadi korban begal di Desa Sindangsari Kecamatan Tanjung Bintang.

ISTIMEWA/FACEBOOK
Jenazah Anis Suningsih (34) dievakuasi ke rumah sakit. 

“Pelaku Handoko ini juga adalah residivis, pernah terlibat kasus tewasnya anggota polisi bernama Wiyono,” kata Barly.

Terungkapnya Kasus

Kasus pembunuhan terhadap ibu muda Anis Suningsih (34) di areal kebun jagung di Desa Sindangsari Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan.

Karen Idol Merasa Ada Keganjilan atas Kematian Putri Tunggalnya, Ini Respons Pengacara Eks Suami

Tim gabungan Ditreskrimum Polda Lampung dan Satreskrim Polres Lampung Selatan telah mengamankan tiga orang pelaku atas perkara ini.

Anis Suningsih (34) ditemukan bersimbah darah seolah-olah menjadi korban begal di Desa Sindangsari Kecamatan Tanjung Bintang pada Rabu 5 Februari 2020.

Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes M Barly Ramadhany membenarkan, tim gabungan telah mengamankan 3 orang pelaku, salah satunya merupakan suami korban H (Handoko).

Minum Kopi Tanpa Gula Ternyata Lebih Bermanfaat untuk Kesehatan Loh!

"Pelaku ini tergolong orang dekat, dua pelaku masih mengenal korban, dan satu lagi suami korban," ungkap Barly, Minggu 9 Februari 2020.

Barly  menjelaskan, kasus ini terungkap bermula dari penangkapan dua pelaku, yang kemudian buka suara jika ada aktor intelektual di balik kasus ini.

"Keduanya buka suara tentang adanya pelaku yakni H yang tak lain adalah suami korban," terang Barly.

Barly mengatakan, H (Handoko) dijemput di kediamannya Sabtu 8 Februari 2020.

"Dugaan sementara ini merupakan pembunuhan berencana dengan modus pura-pura begal," kata Barly.

LIVE Streaming Persebaya Surabaya vs Persik Kediri, Tonton Duel Seru Grup A di sini

Disinggung latar belakang pembunuhan, Barly mengatakan, pihaknya masih mendalaminya.

Meski demikan, Barly tak menampik, jika Handoko terlibat dalam penusukan korban.

"Yang jelas ada kaitannya dengan konflik rumah tangga, ya (soal) poligami dan desakan ekonomi," tutur Barly.

Informasi yang didapat, korban mengalami kesulitan ekonomi bersama tiga anak.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved