Virus Corona

BERITA VIRUS CORONA HARI INI - Nasib 50 Warga China di Bali, 5 TKA China di Sumut Dikarantina

BERITA VIRUS CORONA HARI INI - Nasib 50 Warga China di Bali, 5 TKA China di Sumut Dikarantina

Editor: Salomo Tarigan
ilustrasi/Xinhua/Chen Jing
BERITA VIRUS CORONA HARI INI - Nasib 50 Warga China di Bali, 5 TKA China di Sumut Dikarantina 

T R I B U N-MEDAN.com- BERITA VIRUS CORONA HARI INI - Nasib 50 Warga China di Bali, 5 TKA China di Sumut Dikarantina.

///

Dalam waktu dua hari, sebanyak 50 warga negara (WN) China telah mengajukan perpanjangan izin tinggal ke Kantor Imigrasi di Bali.

Berita Virus Corona - China Identifikasi Pasien Virus Corona Jenis Baru, Belum Ada Obat dan Vaksin

"Data terakhir yang kami dapat dari Imigrasi ada 50 hingga saat ini," kata Humas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Provinsi Bali, I Putu Surya Dharma, Jumat (7/2/2020).

Surya menduga puluhan WN China itu memperpanjang izin tinggal karena pemberlakuan penutupan penerbangan dari dan menuju China sejak 5 Februari 2020.

Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Bali, Sutrisno mengatakan, pihaknya bisa memfasilitasi perpanjangan izin tinggal bagi WN China yang belum memungkinkan untuk pulang ke negaranya.

"Sesuai aturan bahwa visa kunjungan dapat diperpanjang sampai paling lama enam bulan," kata Sutrisno, Kamis (6/2/2020).

RANGKAIAN JADWAL LIGA ITALIA - Inter Milan vs AC Milan, AS Roma vs Bologna, Verona vs Juventus

Kemenkumham akan memberikan visa darurat kepada WN China yang masuk menggunakan fasilitas bebas visa. Izin mereka akan diperpanjang satu bulan.

"Mudah-mudahan setelah itu di China sudah bersih penyakitnya sehingga dapat kembali ke negaranya," kata Sutrisno.

 Oknum Polisi Berpangkat Kompol Diduga Terlibat Kasus Pembakaran Rumah, Terancam Dipecat

Sebelumnya, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali resmi menghentikan sementara operasional penerbangan dari dan menuju China.

Kebijakan itu berlaku mulai Rabu (5/2/2020) pukul 01.00 WITA.

Hal itu sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Konsulat Jenderal China di Denpasar mencatat masih ada 5.000 warganya di Bali pada 4 Februari 2020. Sebagian dari turis China itu memilih tinggal di Bali.

Konjen Republik China di Denpasar Gou Haodong meminta pihak Imigrasi membantu perpanjangan izin tinggal para turis dari Negeri Tirai Bambu yang akan habis.

 Tak Terima Ditegur Buang Sampah, Pria Ini Malah Pukul Hartono Pakai Besi Hingga Peot

Pemprov Bali Tolak Permintaan Timor Leste Karantina 17 Warganya

Sedangkan Timor Leste,  berencana mengevakuasi warganya dari China. Namun tampaknya, evakuasi Timor Leste menemui kendala.

Negeri yang melepaskan diri dari Indonesia tersebut, dilaporkan tidak memiliki peralatan yang cukup memadai untuk mengkarantina warganya dari China.

Sehingga Timor Leste pun meminta bantuan pada pemerintah Indonesia.

 Kronologi Duel Maut Napi di Lapas Banceuy, Dihantam Menggunakan Tangan hingga Terdengar Teriakan

Timor Leste Minta Izin Karantina Warganya di Bali

Melansir Kompas.com, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace mengatakan, Timor Leste mengajukan permintaan izin untuk melakukan karantina terhadap 17 warganya di Bali.

Permintaan tersebut diajukan melalui Kedutaan Besar Indonesia di Timor Leste.

Hal ini menyikapi merebaknya wabah virus corona di dunia.

"Jadi Pemerintah Timor Leste, mereka minta fasilitas dan izin melalui Kedutaan Besar Indonesia di Timor Leste untuk karantina 17 warga negaranya di Bali selama dua sampai tiga minggu," kata Cok Ace kepada wartawan, Senin (3/2/2020), dikutip dari Kompas.com.

 Partai Demokrat dan Gerindra Dukung Gibran di Pilkada Solo 2020, Bagaimana dengan PDI Perjuangan?

Menyikapi permntaan tersebut, Cok Ace melakukan rapat bersama dengan Pemprov Bali.

Bali Tolak Permintaan Timor Leste

Setelah diadakan rapat, Pemprov Bali menolak permintaan Pemerintah Timor Leste untuk mengarantina 17 warganya di Bali.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Bali, I Ketut Suarjaya, Selasa (4/2/2020).

"Kita menolak dijadikan tempat karantina. Kita tak dapat menerima usulan mereka," kata Suarjaya.

Menurut Suarjaya, penolakan tersebut telah sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang menyetop sementara kunjungan dari China.

Indonesia bahkan telah menghentikan penerbangan dari dan ke China pada Rabu (5/2/2020).

 Warning Virus Corona, 5 Pekerja TKA Dikarantina, Kondisi Proyek Masih Berlangsung Normal

Suarja menyebutkan bahwa poin dari larangan tersebut adalah tidak menerima sementara waktu warga dari China.

"Penerbangan juga sudah dihentikan. Poinnya tak lagi menerima sementara waktu dari China," kata Suarjaya.

Xanana Gusmao Mengonfirmasi Permintaan Tersebut.

Menteri Perencanaan dan Investasi Strategis Republik Demokratik Timor Leste Xanana Gusmao membenarkan bahwa negaranya meminta bantuan ke Indonesia soal antisipasi penularan virus corona.

Xanana Gusmao diketahui melakukan kunjungan ke Indonesia untuk bertemu Menteri Koordinator Bidang Plitik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, di kantor Kemenpolhukam dalam rangka membahas perbatasan negara, Selasa (4/2/2020).

 Idap Kondisi Langka, Tubuh Anak Perempuan ini Membatu Hingga Buat Hidupnya Terasa Seperti Neraka

Dalam kesempatan itu, ia menyebutkan bahwa negaranya, tidak memiliki fasilitas yang memadai untuk proses karantina ke-17 warganya.

"Iya. Karena harus mengerti bahwa kita tidak punya fasilitas, tidak punya apa-apa. Oleh karena itu, kita minta kalau bisa (bantuan), seperti negara-negara lain," ujar Xanana di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020). 

(*)

Jalani Karantina di Karo, 5 TKA yang Baru Tiba dari China Masih Dinyatakan Sehat

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Lima orang pekerja warga kenegaraan China, saat ini tengah menjalani masa karantina dan observasi setelah baru tiba dari China pada akhir Januari lalu.

Saat ini, kelimanya diketahui tetap menjalani aktivitas pekerjaannya meskipun ruang geraknya dibatasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo Drg Irna Safrina Milaa M.kes, mengungkapkan setelah beberapa hari melakukan pemeriksaan, kelimanya masih dinyatakan dalam batas sehat.

Pasalnya, belum terlihat adanya tanda-tanda dugaan yang terserang penyakit.

"Setalah kita cek suhu badannya, kita lihat masih normal ya. Suhu tubuhnya juga tidak terlihat adanya peningkatan, masih pada angka 36 derajat celcius," ujar Irna, Jumat (7/2/2020).

Irna menjelaskan, dengan adanya temuan ini sebenarnya jangan langsung dijadikan seperti momok yang sangat berbahaya.

Pasalnya, saat ini para pekerja yang notabene berasal jauh dari wilayah Provinsi Wuhan, tetap terus dilakukan pemantauan.

"Mereka tetap beraktivitas seperti biasanya di ruangangannya masing-masing, kita lihat juga dari pemeriksaan suhu tubuhnya masih normal. Tapi memang kenapa mereka harus diobservasi, karena kita harus menghindari kontak langsung dengan orang yang sedang menjalani masa observasi," ungkapnya.

Untuk itu, Irna mengimbau kepada masyarakat agar tidak langsung menganggap ini menjadi kejadian yang luar biasa.

Pasalnya, lokasi karantina mereka juga sudah steril dan kondisi kesehatannya masih terus dipantau oleh tim yang bekompeten.

"Saya imbau masyarakat jangan panik, prosedur yang ada juga sudah kita jalani," pungkasnya.

(*)

Maia Estianty Terkini - Jawaban Bunda Maia, Suaranya Dibandingkan Mulan Jameela, Awal Curhat di Idol

Gaji Fantastis Lionel Messi Ungguli Ronaldo, Pelatih Termahal Diego Simeone Kalahkan Pep Guardiola

PERSIB HARI INI- Jadwal Liga 1, Persib Bandung vs Persela di Pekan Pertama, Respon Jeffrey Kurniawan

(cr4/tribun-medan.com dan T r i b u n news 

BERITA VIRUS CORONA HARI INI - Nasib 50 Warga China di Bali, 5 TKA China di Sumut Dikarantina

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved