Warning Virus Corona, 5 Pekerja TKA Dikarantina, Kondisi Proyek Masih Berlangsung Normal
Lima orang pekerja warga kenegaraan China, masih terus menjalani masa observasi hingga tanggal 16 Februari mendatang
Penulis: Muhammad Nasrul |
TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Lima orang pekerja warga kenegaraan China, masih terus menjalani masa observasi hingga tanggal 16 Februari mendatang.
Pasalnya, 5 orang tenaga kerja asing (TKA) Pembangkit Listrik Tenaga Hydro Micro (PLTHM) baru saja tiba dari China pada akhir bulan Januari lalu.
Amatan Tribun-Medan.com, ruangan tempat observasi dari kelima orang tersebut terlihat sudah steril dari aktivitas pekerja lainnya.
Untuk itu, terlihat para pekerja lainnya terpantau tetap melakukan aktivitas seperti biasanya.
Terlebih, kelimanya juga telah mendapatkan perhatian dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karo untuk memastikan semuanya berjalan dengan kondusif.
Seorang petugas keamanan di proyek ini Hendrik Ginting , mengungkapkan sejak para pekerja tersebut tiba dari China, memang aktivitas di proyek tetap berjalan normal. Pasalnya, kelima pekerja tersebut sudah langsung diperiksa dan ditempatkan di ruangan observasi.
"Selama mereka sampai di sini, aktivitas tetap normal saja. Bisa dilihat sendiri, pekerja semuanya tetap beraktivitas seperti biasanya," ujar Hendrik, saat ditemui di kawasan proyek, di Desa Kandibata, Kecamatan Kabanjahe, Jumat (7/2/2020).
Hendrik mengatakan, sejak para pekerja tersebut tiba hingga saat ini sudah memasuki delapan hari. Dirinya menyebutkan, pada saat para pekerja tersebut tiba kemarin pihak perusahaan sudah langsung melakukan antisipasi dini.
Adapun antisipasi yang dilakukan ialah, menempatkan kelimanya di ruangan yang telah disediakan. Kemudian memeriksa kesehatan, serta melakukan penyemprotan desinfektan untuk menghindari adanya kuman yang dapat terbawa oleh mereka saat di perjalanan.
"Perusahaan sudah melakukan antisipasi dari awal, karena sudah seperti itu prosedurnya. Kita juga memantau supaya mereka tidak keluar dari tempat yang disediakan, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan," katanya.
Selain dari perusahaan sendiri, dirinya mengatakan untuk memantau kesehatan dari para pekerja tersebut mereka juga telah dibantu oleh petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karo.
Ia mengaku, sudah sejak beberapa hari terakhir tim pemeriksa sudah melakukan pemantauan setiap hari. (cr4/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/suasana-plthm-kandibata-yang-terlihat-masih-normal-meskipun-ada-lima.jpg)