Virus Corona
Berita Virus Corona - China Identifikasi Pasien Virus Corona Jenis Baru, Belum Ada Obat dan Vaksin
Berita Virus Corona - China Identifikasi Pasien Virus Corona Jenis Baru, Belum Ada Obat dan Vaksin
T R I B U N-MEDAN.com - Berita Virus Corona - China Identifikasi Pasien Virus Corona Jenis Baru, Belum Ada Obat dan Vaksin.
///
Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) telah memperluas pedoman diagnostik untuk membantu mengidentifikasi pasien terinfeksi virus corona jenis baru (2019-nCoV).
Dalam perencanaan perawatan terbaru yang dirilis pada Rabu (5/2/2020), NHC memperingatkan saat ini pihaknya tengah menyelidiki apakah infeksi 2019-nCoV bisa melalui transmisi baru, seperti aerosol dan saluran pencernaan.
Penyelidikan tersebut dilakukan setelah ditemukannya jejak virus corona di kotoran pasien.
Hal itu membuat klasifikasi pasien virus corona semakin meluas, yang awalnya tiga menjadi empat.
• Akhirnya China Izinkan AS Membantu setelah Virus Corona Merenggut 638 Nyawa
• Tak Pernah Periksa Hp Suami, Maia Estianty Mengaku Tak Khawatir dengan Pelakor
Tak hanya itu, NHC juga menambahkan kategori untuk kasus 'ringan'.
Para pasien yang masuk dalam kategori 'ringan' dan menunjukkan gejala ringan seperti demam, kelelahan, batuk, atau masalah pernapasan tapi tak ada infeksi paru, tetap harus dikarantina serta diobati untuk mencegah penyebaran penyakit.
• Daftar Kekayaan Jenderal TNI-Polri Kabinet Jokowi, Prabowo dan Luhut Lebih Tajir Mana?
• KABAR Terbaru Siswa SMP HKBP Sidikalang yang Duel Maut, Polisi Periksa Tiga Saksi
"Beberapa pasien menunjukkan gejala ringan, tapi mereka masih (berpotensi) menular."
"Itu sebabnya kami menambahkan kategori 'ringan' dalam pedoman edisi ini," terang Li Xingwang, panel dari pakar komisi.
"Jumlah kasus yang diduga meningkat karena hal 'ringan' ini."
"Tapi, jika kita dapat menemukan kasus-kasus ini dengan gejala tak seperti sebelumnya, itu akan membantu mengendalikam penyebaran virus," tuturnya.
• Pria Ini Nemu Kartu ATM, Asal Ketik PIN dan Sukses, Kemudian Gasak Rp 6 Juta
Lebih lanjut, senior kesehatan global di Hubungan Luar Negeri, Yanzhong Huang, menyebutkan memasukkan kategori baru dilakukan untuk mengurangi tekanan rumah sakit dalam menerima pasien.
"Saya pikir tujuan utama dari memasukkan kategori baru adalah untuk mengurangi tekanan rumah sakit dalam menerima pasien sementara."
"Juga mempertimbangkan, seseorang tanpa gejala bisa menyebarkan virus."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pria-berbohong-balik-dari-wuhan-sakit-sengaja-menularkan-virus-corona-bisa-terancam-hukuman-mati.jpg)