News Video

Jokowi Setujui Pembangunan terowongan Istiqlal- Katedral sebagai Silaturahmi Antar-agama

Presiden Joko Widodo mengamini permintaan pembangunan terowongan Istiqlal- Katedral saat berbincang dengan awak media

Jokowi Setujui Pembangunan terowongan Istiqlal- Katedral sebagai Silaturahmi Antar-agama

T R I B U N-MEDAN.COM - Presiden Joko Widodo mengamini permintaan pembangunan terowongan Istiqlal- Katedral.

Hal ini disampaikan presiden saat konferensi pers di Masjid Istiqlal, seperti disiarkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (7/2/2020).

Dalam konferensi pers tersebut Jokowi tak menjelaskan rinci tokoh yang meminta dibangunya terowongan Istiqlal- Katedral.

Ia menjelaskan kalau terowongan tersebut adalah terowongan silaturahmi.

"Saya sudah setujui dibuat terowongan, bawah tanah, jadi gak nyeberang. Kalau nyeberang kan berseberangan. Kalau terowongan maka terowongan silaturahmi," ucap Joko Widodo kepada awak media.

Meriahkan Tahun Baru Imlek, Barongsai Tampil di Halaman Gereja Katedral Medan

Imam Besar Masjid Istiqlal Ibaratkan Perbedaan Agama Bagai Lukisan, Indah bila Ada Warna Kontras

Simbol Toleransi

Gereja Katedral dan Majid Istiqlal menjunung tinggi toleransi antar umat beragama.

Dua tempat ibadah ini juga menjadi simbol indahnya toleransi beragama di Indonesia.

"Bukan hanya simbol dalam prakteknya juga melambangkan toleransi antar umat beragama. Jadi gereja ini jemaatnya dan para pengurusnya saling bantu membantu dengan Masjid Istiqlal," jelas Ira, pemandu wisata dalam rangkaian tur Wisata Bhinneka Spesial Natal, Jelajah Gereja Kuno, Sabtu, (20/12/2019).

Masijd Istiqlal
Masijd Istiqlal (Rusman/Kris - Biro Pers Setpres)

Ira juga menceritakan, jika Lebaran yang jatuh pada hari Minggu, pihak gereja meniadakan ibadah pagi dan diganti dengan membantu perayaan Sholat Ied.

Begitu pula pada Natal, jemaah Istiqlal sengaja meluangkan lahan parkir khusus untuk jemaah Gereja Katedral saat beribadah Natal.

Bahkan fasilitas lain seperti toilet di Masjid Istiqlal juga bisa dipakai dan disediakan bagi jemaah Gereja Katedral.

Aksi toleransi juga diwujudkan dengan menyelenggarakan buka bersama di dalam gereja.

Lahan parkir Masjid Istiqlal digunakan oleh jemaat Misa Natal Gereja Katedral Jakarta, Sabtu (24/12/2016). (Kompas.com/ Kahfi Dirga Cahya)
Lahan parkir Masjid Istiqlal digunakan oleh jemaat Misa Natal Gereja Katedral Jakarta, Sabtu (24/12/2016). (Kompas.com/ Kahfi Dirga Cahya) (Kompas.com/ Kahfi Dirga Cahya)

Pihak gereja akan mengundang jemaah Istiqlal dan masyarakat umum untuk masuk kedalam gereja dan berbuka puasa bersama.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved