Hotman Paris Siap Beri Hadiah Siswi SD Asmarani Juara 1 Lomba Lari 21 KM,Hotman Sindir Oknum Pejabat

Hotman Paris Siap Beri Hadiah Siswi SD Asmarani Juara 1 Lomba Lari 21 KM,Hotman Sindir Oknum Pejabat

Editor: Salomo Tarigan
www.antaranews.com
Hotman Paris Siap Beri Hadiah Siswi SD Asmarani Juara 1 Lomba Lari 21 KM,Hotman Sindir Oknum Pejabat 

“Saya menangis, cape, dan tidak ada hadiahnya. Nanti di finis baru dibilang tidak ada hadiahnya. Kalau saya tahu tidak ada hadiahnya, saya tidak akan ikut, Pak,” kata Asmarani.

(Hotman: beginikah caranya memotivasi anak?

Kalau oknum Pemkab Poso tidak mau memberikan hadiah kepada putri cilik yang sangat lugu ini maka Gus Lora Hotman Paris siap memberikan hadiah kepada putri cilik ini dengan syarat oknum Pemkab Poso harus menjelaskan kepada publik bahwa benar tidak bersedia memberikan hadiah kepada Juara yang menang dalam perlombaan tersebut!," tulis Hotman Paris.

KASIHAN Dokter Li Wenliang Meninggal Dunia, Orang Pertama Umumkan Virus Corona Dicibir di China

Nasib Kompol Rossa, Ketua KPK Firli Bahuri Ngotot Walau Polri Batal Tarik Penyidik KPK, Gak Digaji?

Ia pun beranggapan, anak-anak ikut lomba lari sejauh 21 kilometer tanpa hadiah itu tidak manusiawi.

"Aduh disuru berlari 21 km? Dimana hati nuranimu???

Kecil besar hadiah ngak masalah)( minta Ibu putri cilik ini hubungin Hotman! Hotman akan kirim hadiah)( orang yg tau alamat dan no hp ortunya agar komen di ig ini!

Banyak followerku mau kasi hadiah! Kita kasi contoh baik utk oknum pejabat)," pungkas Hotman.

Unggahan Hotman Paris Hutapea itu lantas menuai dukungan dari sejumlah netizen.

Soal polemik lomba lari ini, Kepala Dinas PU Sulteng Saifullah Djafar mengatakan, lomba lari 21 km yang digelar di Poso pada 25 Januari 2020 memang tidak memiliki hadiah.

Liga Inggris: Jadwal Liga Inggris Musim 2020-2021 8 Agustus, Bursa Transfer & Reaksi Juergen Klopp

Liga Inggris: Jadwal Liga Inggris Musim 2020-2021 8 Agustus, Bursa Transfer & Reaksi Juergen Klopp

Pernyataan itu disampaikan untuk menanggapi keluhan bocah SD bernama Asmarani Dongku yang menangis karena tidak mendapat hadiah meski sudah menjadi juara I.

Saifullah mengatakan, acara itu sebenarnya bukan lomba lari, melainkan hanya acara syukuran atas selesainya pekerjaan peningkatan jalan Kelurahan Lawanga-Toyado.

Pemenang hanya mendapatkan medali sebagai tanda keikutsertaan dalam acara itu.

"Jadi sejak awal kita sudah sampaikan bahwa acara ini tanpa hadiah dan gratis," jelas Saifullah yang dihubungi dari Poso, seperti dikutip Antaranews, Selasa (28/1/2020).

BERITA ARTIS: Video Yuni Shara Joget TikTok Bersama 4 Wanita Remaja Berseragam Sekolah Tuai Pujian

Dia mengatakan, acara syukuran itu diikuti peserta dari Poso dan Palu yang telah mengetahui tidak ada hadiahnya.

Untuk mengikuti acara lomba lari itu, peserta harus mendaftar melalui komunitas masing-masing dan mendaftar secara kolektif ke pelaksana.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved