News Video

Tanggap Virus Corona, Dinkes Karo Minta Puskesmas Lebih Awas Laporan Penyakit Dari Masyarakat

Berdasarkan survei, sampai dengan tanggal 27 Januari 2020 kemarin sudah ditemukan 2.798 kasus dilaporkan dengan 80 kematian.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: M.Andimaz Kahfi

"Kita minta kepada petugas untuk memberikan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) kepada masyarakat. Supaya tidak terjadi berita yang simpang siur, yang membuat masyarakat menjadi resah," tuturnya.

Kepada masyarakat sendiri, pihaknya meminta agar masyarakat tetap terus menerapkan pola hidup sehat.

Dirinya mengatakan, pencegahan pneumonia dapat dilakukan secara dini oleh masyarakat.

Seperti mengutamakan kebersihan, dan menjaga etika ketika batuk serta bersin.

Kemudian, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar cepat untuk memeriksakan kesehatannya jika merasa gejala-gejala pneumonia.

Seperti batuk, demam, flu, serta sesak nafas dengan kondisi akut.

"Tapi walaupun ada nanti yang mengeluh tentang gejala pneumonia, itu tidak langsung dikatakan suspect corona. Karena ada tambahan lagi dari kementerian, pasien harus dilihat lagi apakah memiliki riwayat perjalanan ke wilayah terjangkit selama 14 hari sebelum sakit," urainya.

Selain itu, dirinya juga meminta kepada masyarakat agar tidak memiliki kekhawatiran secara berlebihan.

Pasalnya, hingga saat ini pemerintah sudah melakukan antisipasi secara ketat, terutama di gerbang-gerbang masuk wilayah Indonesia.

"Kita minta masyarakat tenang dan tetap waspada. Informasi yang kita dapat, penyebaran paling cepat itu terjadi antara pasien dengan keluarga dan petugas medis, yang berhubungan secara langsung," ungkapnya.

Saat dirinya perihal antisipasi penanganan, dirinya mengaku untuk regional Sumatera Utara, Rumah Sakit (RS) yang menjadi rujukan berada di RS Adam Malik Medan.

Untuk itu, jika nantinya ditemukan adanya suspect pihaknya langsung menghubungi pihak provinsi, agar mendapatkan arahan lebih lanjut.

(cr4/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved