Marak Kerajaan Palsu di Indonesia, Ternyata Presiden Soekarno Pernah Tertipu Raja dan Ratu Palsu

Keberadaan raja dan ratu palsu rupanya sudah ada sejak zaman pemerintahan Presiden Soekarno.

Editor: AbdiTumanggor
dok/Kompas.com
Presiden Soekarno (Bung Karno) diapit dua jenderal Angkatan Darat, AH Nasution (kiri) dan Soeharto. Ketiganya tertawa lebar saat bertemu di Istana Merdeka, Jakarta, tahun 1966. 

Penampilan Ratu Markonah juga tak kalah menarik perhatian. Markonah yang menjabat sebagai permaisuri Raja Idrus selalu memakai kaca mata hitam saat tampil di hadapan publik.

Namun, tak butuh lama, identitas asli Raja Idrus dan Ratu Markonah pun terungkap. Media massa mulai mengulik latar belakang tamu istimewa Bung Karno itu.

Setelah ditelusuri, ternyata mereka bukan raja dan ratu dari suku Anak Dalam.

Asal usul Ratu Markonah juga akhirnya terbongkar setelah dia secara  tidak sengaja menggunakan bahasa Jawa.

Fakta yang diketahui kemudian, Idrus dan Markonah adalah warga biasa.

Idrus diketahui berprofesi sebagai tukang becak, sedangkan Markonah adalah pekerja seks komersial (PSK) asal Tegal, Jawa Tengah.

“Itu sempat diterima (Presiden Soekarno di Istana Negara). Ketahuan oleh ajudan Presiden kalau Markonah memakai bahasa Jawa,” kata Sosiolog Universitas Indonesia Imam Prasodjo saat dihubungi Kompas.com, Rabu (29/1/2020).

Setelah kebohongan Idrus dan Markonah terungkap, Bung Karno langsung jadi bulan-bulanan.

Ditangkap karena kasus penipuan dan pelacuran

Seakan tak jera, Raja Idrus terus menyebarkan informasi hoaks kepada masyarakat. Catatan Kompas edisi 9 Agustus 1968, Raja Idrus mengaku sebagai anggota Intel Kodam V Jaya dan anak buah petinggi TNI yakni Mayor Simbolon.

Idrus pun sempat memeras sejumlah pengusaha di Lampung sebelum akhirnya ditangkap polisi di Kotabumi, Lampung.

Tak berselang lama, Kompas edisi 21 Agustus 1968 juga mencatat Ratu Markonah juga ditangkap polisi atas kasus prostitusi di Pekalongan, Jawa Tengah.

Dia harus menjalani hukuman penjara selama tiga bulan. Markonah disebut biasa beroperasi sebagai PSK di daerah Semarang, Pekalongan, dan Tegal.

Markonah mengaku telah bercerai dengan sang suami, ‘Raja’ Idrus sejak dirinya keluar dari penjara di Madiun atas kasus serupa.

Bahkan, Markonah mengaku kembali menceburkan diri sebagai PSK sejak bercerai dengan sang ‘Raja’.

Viral Video Ular Piton Sepanjang 8 Meter Telan Anak Sapi hingga Perempuan Hidup-hidup

Viral Postingan Kesedihan Cyndyana Lorens setelah Pamit dari Pramugari Garuda Indonesia

Beginilah Potret Istri Kedua Mantan Suami Tamara Bleszynski, Cantik Mirip Boneka Barbie

Japorman Saragih Ditetapkan KPK Jadi Tersangka Kasus Suap, Begini Respons Djarot Saiful Hidayat

Setelah Lama Bungkam, Akhirnya Teddy Pardiyana Buka Rahasia Alasan Lina Jatuh Cinta Padanya

(Kompas.com/ Rindi Nuris Velarosdela)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved