Pemkab Karo Akan Gelar Ujian SKD CPNS Selama 8 Hari, Tanggal 4 - 11 Februari

Jadwal ujian untuk CPNS di lingkungan Pemkab Karo direncanakan akan digelar pada Februari mendatang.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/Muhammad Nasrul
Suasana simulasi seleksi CPNS yang digelar oleh BKD Pemkab Karo, belum lama ini. Direncanakan ribuan CPNS Pemkab Karo, akan mengikuti ujian SKD pada tanggal 4 hingga 11 Februari mendatang. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Setelah dinyatakan lulus seleksi administrasi pada bulan Desember lalu, ribuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo, selanjutnya akan mengikuti tahap ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Berdasarkan data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Karo, jumlah pelamar CPNS yang lulus administrasi pada Tahun Anggaran 2019 sebanyak 7.344 peserta.

Menurut informasi dari Kepala BKD Pemkab Karo Tomi Heriko Sidabutar, yang diwakili oleh Sekretaris BKD Theopilus Tarigan, jadwal ujian untuk CPNS di lingkungan Pemkab Karo direncanakan akan digelar pada Februari mendatang.

Ia menyebutkan, proses seleksi akan digelar selama delapan hari.

"Jadi sesuai dengan surat dari BKN yang kita terima pada tanggal 21 Januari kemarin, jadwal ujian SKD untuk CPNS di lingkungan Pemkab Karo akan kita lakukan pada tanggal 4 sampai 11 Februari 2020," ujar Theopilus, saat ditemui di ruang BKD Pemkab Karo, Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe, Senin (27/1/2020).

Theopilus mengatakan, untuk lokasi ujian pihaknya telah menentukan di SMPN 3 Berastagi, Jalan Jamin Ginting, Berastagi.

Ia menyebutkan, nantinya direncanakan sesi yang akan digelar kurang lebih sebanyak 35 sesi. Dengan rincian untuk setiap harinya, jadwal ujian terbagi sebanyak empat hingga lima sesi.

Ia mengungkapkan, jadwal ini disesuaikan dengan jumlah sarana dan prasarana ujian yang dimiliki, sebanyak 200 unit komputer.

Untuk itu, direncanakan setiap harinya jumlah peserta yang akan ikut ujian sebanyak 1000 orang.

"Kalau untuk jadwal, kita juga sesuaikan dengan jumlah sarana dan prasarana serta kondisi. Karena ini sifatnya kita mandiri, dalam artian di daerah sendiri mungkin di hari pertama ada sambutan, makanya kita buat empat sesi. Kemudian hari Jumat dan Minggu, yang memang ada ibadah kita buat juga empat sesi," ungkapnya.

Theopilus menjelaskan, nantinya pada setiap sesinya para peserta akan mengikuti tiga tahapan ujian.

Untuk pertama, merupakan sesi inteligensial seputar wawasan-wawasan pengetahuan umum. Kedua, tes pribadi yang di dalamnya seperti psikotes. Serta materi mengenai wawasan kebangsaan, perihal Pancasila, undang-undang dasar, dan sebagainya.

"Setiap peserta akan mengerjakan ujian sebanyak tiga materi, dengan sistem komputer, dan akan diberi waktu selama 90 menit setiap sesinya," ucapnya.

Ketika ditanya perihal persiapan sarana dan prasarana ujian seperti pengadaan komputer dan jaringan, Theopilus memastikan sudah siap 100 persen.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved