Ibu Muda Akhiri Hidup Setelah Kehilangan Hak Asuh Anak dan Tak Diperbolehkan Bertemu Putranya
Seorang ibu muda bunuh diri setelah kehilangan hak asuh anak dan tak diperbolehkan bertemu putranya oleh mantan suami dan istri barunya.

''Kami pikir putri bahagia, sampai baru-baru ini, mertuanya menelfon dan berkata 'Bawa putri Anda pergi dari rumah kami.
Zhanat ingin membawa pulang istri baru.
Jadi putri Anda harus pergi,” cerita ibu Gulmaisa.
'' Beberapa hari kemudian Gulmaisa mendatangi kami sambil menangis dan mengatakan bahwa Zhanat mengusirnya keluar dari rumahnya.
'' Saya ingin pria ini dan ayahnya dihukum karena mendorong putri saya untuk bunuh diri.
Gulmaisa Zhakybaeva bekerja sebagai guru bahasa Inggris.
Dia menikahi suaminya 18 bulan lalu.
Bayi laki-laki bernama Sanzhar tinggal bersama kerabat ibunya.
Tetapi anggota keluarga mengatakan ayah bocah itu dapat membawanya pergi kapan saja.
Menurut hukum setempat, seseorang yang terlibat untuk mendorong seseorang untuk bunuh diri akan menghadapi hukuman tiga tahun penjara.
#Ibu Muda Akhiri Hidup Setelah Kehilangan Hak Asuh Anak dan Tak Diperbolehkan Bertemu Putranya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ibu-muda-kehilangan-hak-asuh-anak.jpg)