Salju Mendadak Turun di Arab Saudi hingga Unta Berjalan di Hamparan Salju, Ini Penjelasan Pakar

Salju Mendadak Turun di Arab Saudi hingga Unta Berjalan di Hamparan Salju, Ini Penjelasan Pakar

Editor: Tariden Turnip
facebook
Salju Mendadak Turun di Arab Saudi hingga Unta Berjalan di Hamparan Salju, Ini Penjelasan Pakar. Seluruh Tabuk, Arab Saudi sepekan ini telah diselimuti salju. Kawasan tersebut normalnya kering. Foto diunggah pada 10 Januari 202 

Baru-baru ini, longsoran salju musim dingin telah menewaskan sedikitnya 69 orang di Kashmir, Pakistan, dan India.

Di Pakistan, setidaknya 53 rumah hancur total akibat longsoran salju.

Tim penyelamat sudah menyelamatkan 50 orang dari tumpukan salju itu.

Selain itu, salju dingin yang sangat lebat juga menyebabkan kematian 39 orang di enam provinsi Afghanistan dalam dua minggu terakhir.

Namun selain akibat badai, turunnya salju ini di Arab Saudi dipicu perubahan iklim.

Menurut Dodo Gunawan, Kepala Pusat Informasi Perubahan Iklim BMKG, fenomena ini adalah bukti nyata dampak perubahan iklim.

"Kejadian tersebut menandakan dampak perubahan iklim yang sudah nyata. Peristiwa-peristiwa ekstrem, termasuk salju yang turun di luar kebiasaan tempatnya adalah dampak dari perubahan iklim," kata Dodo kepada Kompas.com, Kamis (16/1/2020).

Dodo menjelaskan, secara musim memang saat ini belahan bumi utara sedang mengalami musim dingin.

Penyebab turunnya salju pada lokasi yang bukan tempat permanen menandakan suhu pada lapisan atmosfer lebih dingin dari biasanya.

"Sehingga awan-awan cenderung turun dalam keadaan masih berbentuk salju, karena kondisi udaranya yang dingin" jelas Dodo.

Dia menambahkan, fenomena-fenomena tak lazim seperti salju turun di Arab juga dapat muncul di negara lain suatu saat nanti.

"Di waktu-waktu mendatang dapat terjadi (salju turun di negara selain Arab).

Ini sejalan dengan iklim yang terus berubah, akan terjadi terus dampaknya terhadap kondisi atmosfer," ungkapnya.

Dodo memperkirakan, fenomena serupa seperti salju turun di Arab juga akan terjadi lintang yang lebih rendah.

"Kemungkinan fenomena serupa (salju) bisa turun di lintang yang lebih rendah, seperti yang pernah turun di Yunani," paparnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kota Arab Saudi Mendadak Diselimuti Salju, Fenomena Apakah Ini?", "BMKG: Fenomena Salju di Tabuk, Arab Saudi, Bukti Nyata Perubahan Iklim"
Penulis : Gloria Setyvani Putri

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved