Kesehatan

Serangan Jantung & Stroke Pembunuh Diam-diam, Gejala Sakit Kepala dan Nyeri Dada Patut Diwaspadai

Serangan Jantung & Stroke Pembunuh Diam-diam, Gejala Sakit Kepala dan Nyeri Dada Patut Diwaspadai

Editor: Salomo Tarigan
Alodokter
Serangan Jantung & Stroke Pembunuh Diam-diam, Gejala Sakit Kepala dan Nyeri Dada Patut Diwaspadai 

Serangan Jantung & Stroke Pembunuh Diam-diam, Gejala Sakit Kepala dan Nyeri Dada Patut Diwaspadai

T R I B U N-MEDAN.com - Serangan Jantung & Stroke Pembunuh Diam-diam, Gejala Sakit Kepala dan Nyeri Dada Patut Diwaspadai.

//

Serangan Jantung & Stroke Pembunuh Diam-diam, Gejala Sakit Kepala dan Nyeri Dada Patut Diwaspadai
Serangan Jantung & Stroke Pembunuh Diam-diam, Gejala Sakit Kepala dan Nyeri Dada Patut Diwaspadai (freepik)

Gejala tekanan darah tinggi termasuk sakit kepala parah, nyeri dada dan pusing parah.

Hubungan Hipertensi, Stroke dan Tekanan Pembuluh Darah Penyebab Cacat, Cegah! Ini Penjelasan Dokter

Perampokan di Indomaret, Karyawan Lawan 4 Pelaku hingga Dibacok Bertubi-tubi, 1 Korban Disekap

Kondisi ini, yang juga dikenal sebagai hipertensi, memberi tekanan ekstra pada pembuluh darah dan organ vital tubuh.

Mendiagnosis tekanan darah tinggi sejak dini sangat penting karena kondisi ini meningkatkan risiko beberapa komplikasi mematikan, termasuk serangan jantung dan stroke.

Tanda-tanda hanya cenderung terlihat jika seseorang memiliki tekanan darah yang sangat tinggi.

(*)

Penjelasan Dokter

T R I B U N-MEDAN.com - 

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2016 menunjukkan, stroke menempati peringkat kedua sebagai penyakit tidak menular penyebab kematian. 

 WHATSAPP HARI INI - Pesan Chat Whatsapp Terhapus, Mudah Buka Kembali Obrolan Whatsapp, Caranya

 BERITA AHOK HARI INI: Respons Ahok Singgung Subsidi, Perintah Langsung Jokowi pada Bos Pertamina

Stroke juga menjadi peringkat ketiga penyebab utama kecacatan di seluruh dunia.

Selain itu, hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI tahun 2018 menunjukan, prevalensi stroke berdasarkan diagnosis pada penduduk berusia lebih dari 15 tahun adalah 10,85 persen.

Dijelaskan dokter spesialis saraf (Neurologist), dr Eka Harmeiwaty SpS, berdasarkan riset Indonesian Stroke Registry yang dilakukan di 18 rumah sakit sepanjang 2014 menunjukkan, dari 5.411 pasien stroke, 67 persen adalah stroke iskemik dan 33 persen stroke hemoragik perdarahan.

"Angka ini berbeda dengan data global yang menyebutkan insidens stroke iskemik adalah 80-85 persen dan stroke hemoragik 15-20 persen," kata Eka dalam acara bertajuk Gerakan Peduli Hipertensi: “Waspada Tekanan Darah di Pagi dan Malam Hari, Risiko Strok Mengintai” di Jakarta, Selasa (10/12/2019).

 WHATSAPP HARI INI - Pesan Chat Whatsapp Terhapus, Mudah Buka Kembali Obrolan Whatsapp, Caranya

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved