Kronologi Pembunuhan Sadis Mahasiswi UIN, Pelaku Bekap Kekasih Bantal saat Korban Masih Bernafas

Kronologi Pembunuhan Sadis Mahasiswi UIN, Pelaku Bekap Kekasih Bantal saat Korban Masih Bernafas

Editor: Salomo Tarigan
Tribun Timur/Sanovra JR
Kronologi Pembunuhan Sadis Mahasiswi UIN, Pelaku Bekap Kekasih Bantal saat Korban Masih Bernafas 

Sebelumnya pelaku pembunuhan mahasiswi UIN Alauddin Makassar Asmaul Husna (21) ditangkap polisi, Sabtu (14/12/2019) sore.

Pelaku berinisial RK (20) warga yang beralamat di perumahan Pesona Prima Griya.

Ini 10 Manfaat Dahsyat Bedak Bayi, Menambah Banyak Bulu Mata hingga Bersihkan Noda pada Pakaian

"Pelaku berinisial RK mahasiswa semester 7 Fakultas Ekonomi UIN," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko.

Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus kematian Asmaul Husna.

 

Isu Tukul Arwana Menikah Siri Pedangdut, Tukul Justru Jawab Sosok Wanita Dikagumi, Minta Didoakan

Sebelumnya, salah satu rekan Asmaul Hunah yang ditemui di sekitar lokasi kematian mahasiswi asal Soppeng itu mengungkapkan, RK yang disapa Ridho merupakan pacar korban.

"Info yang saya dapat, Ridho mahasiswa Perbankan Syariah, sudah diambil polisi. Setahuku pacaran memang," ujarnya yang enggan menyebut nama.

Asmaul Husna ditemukan tewas bersimbah darah di kamar rumah kerabatnya di Perumahan Citra Elok, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar, siang tadi.

Pemilik rumah diketahui merupakan ketua KPU Pangkep Burhan.

Asmaul Husna tinggal di rumah omnya (Burhan) selama enam bulan terakhir.

Seorang mahasiswi ditemukan meninggal dunia di dalam rumah Perumahan Citra Elok, RW 3 Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar, Sabtu (14/12/2019) sore.
Seorang mahasiswi ditemukan meninggal dunia di dalam rumah Perumahan Citra Elok, RW 3 Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar, Sabtu (14/12/2019) sore. (Tribun-timur.com/Muslimin Emba)

Ia tinggal bersama dua sepupunya.

Penemuan mayat itu, menggegerkan warga setempat.

Mayat mahasiswi semester tujuh itu pertama kali ditemukan tewas dalam kamar oleh sepupunya, Satriani, pukul 12.00 siang.

Satriani mengaku mendapati Asmaul Husna dalam kondisi telentang. Wajahnya tertutup bantal.

 "Datang tadi siang, saya buka pintu kamarnya sudah begitu (telentang)," ujarnya.

Pantauan di lokasi, juga ditemukan bercak darah di kasur dan bantal korban.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved