TERUNGKAP Rahasia Papua Aman saat Ultah OPM 1 Desember, 3 KKB Batal dan Tidak Berani Turun Gunung

TERUNGKAP Rahasia Papua Aman saat Ultah OPM 1 Desember, 3 KKB Batal dan Tidak Berani Turun Gunung

Editor: Tariden Turnip
facebook
TERUNGKAP Rahasia Papua Aman saat Ultah OPM 1 Desember, 3 KKB Batal dan Tidak Berani Turun Gunun. 4 mahasiswa Papua diamankan setelah mengenakan dandadan bintang kejora saat beribadah di gereja, 1 Desember 2019 

Penyidik, sambung Victor, terus berusaha mendalami kasus tersebut untuk mengetahui siapa penggerak mereka.

Dari 20 tersangka, polisi juga memastikan LK sebagai kordinator massa yang ikut ditangkap.

"Tujuan mereka mau ke Kota Jayapura untuk mengikuti upacara, padahal tidak ada upacara tersebut. Kemungkinan ada kelompok lainnya," kata dia.

Sedangkan untuk 14 orang lain yang sebelumnya diamankan, Victor menyebut mereka telah dipulangkan.

Selain karena tidak cukup bukti, mereka juga diketahui masih berstatus sebagai pelajar.

"Dari 14 yang dipulangkan karena tidak cukup bukti, di antaranya juga anak-anak sekolah, jadi kami pulangkan supaya mereka bisa sekolah," tuturnya.

Selain itu, petinggi ULMWP yang akan menggerakkan massa juga diciduk polisi.

Melansir jubi.co.id, Kepolisian Resort Kota Jayapura memeriksa Markus Haluk, Direktur Eksekutif United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) selama enam jam dengan 39 pertanyaan di Polres kota Jayapura, pada Sabtu, 30 November 2019.

Gustaf Kawer anggota tim kuasa hukum usai mendampingi proses pemeriksaan mengatakan Markus Haluk ditanya sebanyak 39 pertanyaan seputar Seruan Doa Bersama tanggal 1 Desember 2019.

Penyidik juga menanyakan statusnya dalam organisasi ULMWP, teknis surat menyurat dalam ULMWP hingga hubungan koordinasi ULMWP di Papua dan di luar negeri.

Kata Kawer, usai menjalani pemeriksaan Markus Haluk menandatangani Surat Klarifikasi.

Surat Klarifikasi diserahkan ke Kapolresta dan selanjutnya akan dipertimbangkan.

Haluk menjalani pemeriksaan didampinggi Mama Yosepa Alomang dan Tim Hukum dari Koalisi Penegakan Hukum dan HAM Papua.

Selaian tidak ada pengumpulan massa, TNI/Polri juga berhasil menggagalkan aksi kelompok kriminal bersenjata ( KKB), yang sebelum berencana turun gunung untuk membuat kekacauan.

Bahkan KKB terendus sempat berusaha memasuki Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved