Dosen Ini Ditolak Mahasiswanya Karena Berbeda Agama, Kegiatan Belajar Mengajar Diboikot

Mahasiswa telah berhenti melakukan aksi di kampus, namun mereka mengatakan akan terus memboikot kelas sampai profesor diberhentikan.

BBC Indonesia
Mahasiswa dan Profesor Firoz Khan 

Namun, para pejabat dari universitas tidak setuju, menyebut bahwa Khan tidak melanggar aturan apa pun.

"Universitas dengan suara bulat memilih kandidat terbaik untuk pekerjaan itu," kata seorang pejabat kampus.

Namun, bagi sebagian mahasiswa yang menentang, masalah utamanya terletak pada agama yang dianut Khan.

"Jika seorang profesor mengajar di Fakultas Sansekerta, maka kebesaran agama Hindu akan terpengaruh," ujar Anand Mohan Jha

Di tengah seruan pemecatannya, ada juga guru yang mendukung Profesor Khan.

Inul Daratista Diminta Pamerkan Saldo ATMnya, Begini Jawaban Bijak yang Diberikannya

Pipi Via Vallen Kembali Terlihat Tirus, Potretnya saat Jadul Jadi Sorotan dan Panen Pujian

Mahasiswa melakukan aksi duduk untuk memprotes penunjukan Prof Khan
Mahasiswa melakukan aksi duduk untuk memprotes penunjukan Prof Khan (BBC Indonesia)

"Selama lebih dari 30 tahun, seorang pria Hindu mengepalai departemen yang mencakup bahasa Urdu, Farsi dan Arab. Bahkan, dia memiliki gelar yang memungkinkannya untuk mengajarkan Alquran," ujar Kepala Departemen Urdu di universitas itu, Aftab Ahmad Afaqi.

"Departemen Urdu juga memiliki profesor-profesor Hindu. Agama dan bahasa adalah dua hal yang sangat berbeda," tambahnya.

Mahasiswa telah berhenti melakukan aksi di kampus, namun mereka mengatakan akan terus memboikot kelas sampai profesor diberhentikan.

Kendati begitu, Profesor Khan mengatakan dia tak mengerti apa hubungan agama dengan keahliannya dalam bahasa.

"Mengapa jadi masalah jika seseorang dari agama tertentu belajar dan mengajar bahasa yang terkait dengan agama lain? Saya belajar Sansekerta karena saya ingin memahami sastra bahasa ini."

"Dikatakan bahwa prestise India memiliki dua sisi untuk itu - satu untuk bahasa Sansekerta dan yang lainnya bahasa yang diterjemahkan dalam budaya. Jika Anda ingin memahami India, Anda tidak dapat melakukannya secara keseluruhan tanpa membaca bahasa Sansekerta.

Betapa pun, banyak mahasiswa yang mendukung sang profesor. Pada aksi dukungan yang dilakukan untuknya, mahasiwa membawa spanduk bertuliskan, "Kami mendukungmu, Dr Firoz Khan".

"Aksi protes terhadapnya itu bodoh dan sewenang-wenang," ujar seorang mahasiswa, Rashmi Singh.

"India adalah negara yang demokratis dan sekular, pemilihan seorang profesor tidak dapat didasarkan pada agama atau kasta."(*)

# Dosen Ini Ditolak Mahasiswanya Karena Berbeda Agama, Kegiatan Belajar Mengajar Diboikot

Artikel ini sudah tayang di BBC Indonesia dengan judul Seorang profesor sastra Sansekerta di India diboikot mahasiswanya karena beragama Muslim

Sumber: bbc
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved